BERKAH News24 — Dalam rangka menyelaraskan gerakan kader dengan visi pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045, Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Madiun menggelar pembekalan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK di Pendopo Muda Graha, Madiun, Selasa (20/10/2026).
Kegiatan strategis ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Madiun Purnomo Hadi, pimpinan Perangkat Daerah terkait, camat beserta Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (PMP) se-Kabupaten Madiun, kepala puskesmas, Ketua TP PKK Kabupaten Madiun beserta jajaran pengurus, hingga Ketua TP PKK tingkat kecamatan dan desa.
Pembekalan ini bertujuan meningkatkan kapasitas, pengetahuan, dan kesiapan kader PKK di berbagai tingkatan dalam mengoptimalkan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK. Kegiatan ini juga menjadi momentum penting untuk mendukung pelaksanaan Asta Cita serta menyongsong visi Indonesia Emas 2045 melalui penguatan peran keluarga.
Ketua TP PKK Kabupaten Madiun, Erni Hari Wuryanto, menegaskan bahwa PKK memiliki struktur yang kuat hingga tingkat dasawisma di lingkungan masyarakat. Hal ini menjadikan PKK sebagai motor penggerak dan mitra strategis pemerintah dalam menyosialisasikan serta mengimplementasikan program pembangunan secara langsung kepada keluarga.
Mengusung tema “Kuatkan 10 Program Pokok PKK, Laksanakan Asta Cita, Wujudkan Indonesia Emas 2045”, Erni berharap gerakan PKK semakin meneguhkan jati dirinya melalui optimalisasi program yang berkelanjutan dan berkeadilan.
“Melalui penguatan tersebut, PKK hadir sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung pelaksanaan Asta Cita melalui pembangunan berbasis keluarga yang berkelanjutan dan berkeadilan, menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Erni.
Erni juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pengurus dan kader PKK yang telah mengabdikan waktu, tenaga, dan pikiran demi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Madiun. Ia berpesan agar kegiatan ini menjadi sarana memperkuat komitmen, kebersamaan, dan semangat pengabdian.
“Dengan menguatkan 10 Program Pokok PKK, melaksanakan Asta Cita, dan bekerja secara konsisten, kita yakin dan percaya bahwa kontribusi PKK akan menjadi bagian penting dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati Madiun Purnomo Hadi menyampaikan bahwa tema yang diusung sangat selaras dengan tugas PKK dalam meningkatkan kualitas hidup keluarga. Ia menyoroti pentingnya sektor pendidikan dan kesehatan dalam 10 Program Pokok PKK sebagai kunci utama pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM).
Menurut Purnomo Hadi, PKK bukan sekadar organisasi, melainkan penggerak nyata di masyarakat. Peran ibu di dalam keluarga menjadi fondasi utama dalam memberikan pendidikan sejak dini serta menjaga kesehatan dan tumbuh kembang anak.
“Kalau ini memang betul-betul diperhatikan, akan mencapai kemajuan dan kesejahteraan serta pertumbuhan ekonomi yang besar di Indonesia pada tahun 2045. Indonesia akan memiliki SDM yang berkualitas, berpendidikan, dan memiliki keterampilan. Ini nantinya akan menjadi modal yang luar biasa untuk menciptakan pembangunan di Indonesia,” jelas Purnomo Hadi.
Lebih lanjut, Wakil Bupati berharap kegiatan ini dapat memperkuat sinergi dan kolaborasi lintas sektor antara seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan TP PKK Kabupaten Madiun. Sinergi yang berkesinambungan ini diharapkan mampu mengoptimalkan program pemberdayaan keluarga sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.
Melalui komitmen bersama ini, Pemkab Madiun dan TP PKK optimis mampu mendorong terwujudnya keluarga yang berkualitas, mandiri, dan sejahtera, sekaligus mendukung pencapaian visi Kabupaten Madiun yang Bersahaja (Bersih, Sehat, dan Sejahtera).(as/BN24)







