Ticker

10/recent/ticker-posts

Ad Code

Klik Disini

Sarasehan Bahana Bersahaja, Warga "Romli" Desa Sidomulyo Sawahan Madul Bupati

BERKAH News24— Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar forum dialog interaktif warga bertajuk Sarasehan Bahana Bersahaja di Desa Sidomulyo, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Madiun, Selasa malam (13/10/2026).

Dialong dalam acara ini dipimpin langsung  Bupati Madiun Hari Wuryanto, Wakil Bupati Madiun dr. Purnomo Hadi, dan dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan Perangkat Daerah, serta tokoh masyarakat setempat.

Dalam sesi penyampaian aspirasi, Handoko, perwakilan warga Perumahan Sanika Bhayangkara, menyampaikan keluhan kompleks terkait kejelasan status pemukiman mereka. Perumahan yang dibangun sejak tahun 2019 tersebut berhenti beroperasi sekitar tahun 2020–2024 akibat pengembang (developer) yang kabur dan tersangkut masalah hukum.

Kondisi tersebut membuat puluhan KK di perumahan itu merasa tersingkirkan dan mengistilahkan diri sebagai "Romli" (Rombongan Liar) karena belum memiliki cakupan RT/RW resmi maupun KTP setempat.

"Kami ini seperti kelompok 'Romli', Pak Bupati. Pengembangnya menghilang, fasum-fasos belum diserahkan, KTP belum ada, PBB masih PBB induk, dan sertifikat rumah masih tertahan di bank. Kami minta solusi agar status kami diakui secara resmi dan perumahan ini dialihkan menjadi pemukiman legal," ujar Handoko.

Beberapa poin utama yang diusulkan warga Sanika Bhayangkara antara lain tentang pengakuan kependudukan, yakni pembentukan RT/RW resmi dan kemudahan pengurusan KTP Kabupaten Madiun.

Selain itu status pemukiman dan fasum, yakni tentang kejelasan serah terima prasarana, sarana, dan utilitas (PSU) perumahan, perbaikan talut/irigasi yang ambrol, serta bantuan sarana tempat ibadah. Pemecahan PBB induk serta fasilitasi pemutihan/penyelesaian sertifikat tanah. Dan akses air bersih yakni tentang percepatan masuknya jaringan PDAM ke lingkungan perumahan.

Selain permasalahan perumahan, dua perwakilan warga lainnya turut menyampaikan usulan pembangunan infrastruktur desa.

Sugiyono (warga Dusun Wadeng), mengapresiasi kekompakan warga Dusun Wading (4 RT) yang telah bergotong royong (jimpitan) mengumpulkan dana swadaya untuk pavingisasi jalan menuju pemakaman umum. Ia memohon dukungan Pemkab Madiun untuk menuntaskan sisa sekitar 800 meter akses jalan yang belum dipaving.

Ikhsan Safarudin (LPM / Gapoktan Sidoarjo), meminta penegasan batas wilayah antara Kabupaten Madiun dan Kota Madiun di area barat Indomaret, serta perbaikan/pembangunan talut irigasi dan jalan di batas kota agar tidak lumpuh saat musim hujan.

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Bupati Madiun Hari Wuryanto menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk menyelesaikan setiap permasalahan warga secara bertahap dan sesuai aturan hukum.

Terkait kasus Perumahan Sanika Bhayangkara, Bupati menginstruksikan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Dinas Perkim) serta Bapenda untuk segera menelusuri akar masalah dan memetakan legalitas lahan.

"Prinsipnya tidak ada masalah yang tidak ada solusinya. Karena status perumahan ini masih dalam ranah hukum pengembang, Pemkab harus berhati-hati dalam mengalokasikan anggaran daerah agar tidak menyalahi aturan. Namun untuk pengurusan administrasi warga dan pembentukan RT, silakan diproses terlebih dahulu agar komunikasi terjalin dengan baik," tegas Bupati Hari Wuryanto.

Bupati juga menambahkan, jika nantinya ada pengembang baru yang mengambil alih atau ada skema pengalihan aset perumahan ke Pemkab, pihak pemerintah daerah siap mempermudah proses perizinan demi kepastian hukum warga.

Sementara itu, untuk usulan pavingisasi di Dusun Wading dan penegasan batas wilayah serta perbaikan irigasi di Desa Sidoarjo, Bupati langsung menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum (PU), Dinas Perkim, dan Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) untuk turun ke lapangan mengukur dan merealisasikannya secara bertahap.

"Mari bersama dan komitmen untuk terus menjaga sinergi gotong royong menuju Kabupaten Madiun yang Bersahaja (Bersih, Sehat, Sejahtera).(as/BN24)

close
Pasang Iklan Disini