Ticker

10/recent/ticker-posts

Ad Code

Klik Disini

Pastikan Stabilitas Harga dan Stok Beras, Polres Madiun Bersama Bapanas Sidak Ritel dan Gudang Bulog

BERKAH News24 — Kepolisian Resor (Polres) Madiun melalui Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan menggelar pengecekan langsung terhadap ketersediaan serta stabilitas harga beras di wilayah Kabupaten Madiun, Sabtu (10/10/2026).

Kegiatan pengawasan lapangan ini menyasar dua lokasi strategis, yakni Mitra Swalayan di Kelurahan Bangunsari, Kecamatan Mejayan, serta Gudang Bulog Jeruk Gulung di Desa Jeruk Gulung, Kecamatan Balerejo.

Dalam sidak tersebut, Polres Madiun berkolaborasi lintas instansi dengan melibatkan Analis Ketahanan Pangan Ahli Madya Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI, Dr. Rahmatia Garwan, beserta jajaran staf Bapanas. 

Turut hadir pula personel Satgas Pangan Polres Madiun, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Madiun, Perum Bulog Cabang Madiun, serta Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro Kabupaten Madiun.

Dari hasil pengecekan di tingkat ritel (Mitra Swalayan), pasokan beras dipastikan aman. Beras Premium (Merek Punokawan) stok sebanyak 200 kilogram dengan harga jual Rp14.900 per kilogram. Beras Medium (Merek Potro) dengan harga Rp14.500 per kilogram, tersedia dalam kemasan 3 kg, 5 kg, dan 10 kg.

Sementara itu, hasil pemeriksaan di Gudang Bulog Jeruk Gulung menunjukkan ketersediaan stok cadangan yang sangat memadai mencapai 8.000 ton. Beras Program SPHP sebanyak 40 ton siap disalurkan secara berkala ke jaringan ritel maupun masyarakat langsung guna memitigasi lonjakan harga.

Kapolres Madiun AKBP Ridwan Maliki, melalui Kasat Reskrim Polres Madiun AKP Agung Hartawan, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam mengawal ketersediaan bahan pokok masyarakat.

"Melalui kegiatan pengecekan ini, kami ingin memastikan harga dan ketersediaan beras di wilayah Kabupaten Madiun tetap terpantau. Polres Madiun akan terus bersinergi dengan instansi terkait untuk melakukan pengawasan guna mendukung stabilitas pangan serta mencegah terjadinya pelanggaran di bidang pangan," tegas AKP Agung Hartawan.

Ia menambahkan, pemantauan langsung di rantai distribusi—mulai dari gudang penyimpanan utama hingga meja ritel modern—menjadi kunci penting untuk memastikan tidak ada penyimpangan serta menjamin kelancaran pasokan beras bagi warga Madiun.(as/BN24)

close
Pasang Iklan Disini