BERKAH News24 — DPD Partai Golkar Kabupaten Madiun menggelar rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Golkar ke-62 yang diawali dengan syukuran selamatan secara serentak di tingkat desa hingga kecamatan. Momen peringatan ini menjadi sarana konsolidasi internal sekaligus penegasan komitmen partai dalam mendukung program pembangunan pemerintah daerah dan memperjuangkan kesejahteraan masyarakat.
Bupati Madiun, Hari Wuryanto, yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pertimbangan DPD Partai Golkar Kabupaten Madiun, menyampaikan pesan penting agar seluruh elemen partai senantiasa menjaga kebersamaan dengan rakyat sesuai arahan Ketua Umum Partai Golkar.
"Sesuai pesan Pak Ketum, 'Golkar tetap bersama rakyat'. Harapannya di ulang tahun ke-62 ini, Partai Golkar betul-betul bisa bersama rakyat membangun Indonesia lebih maju serta menyiapkan generasi tangguh menuju Indonesia Emas 2045," ujar Hari Wuryanto usai acara.
Bupati juga mengapresiasi dukungan dan komitmen dari Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Madiun yang terus memberikan rekomendasi kebijakan pro-rakyat. Menurutnya, kolaborasi yang solid antara Pemkab Madiun dan Fraksi Golkar sangat penting untuk mendorong percepatan pembangunan daerah.
"Amanah yang saya jalankan ini salah satunya berkat dukungan teman-teman Partai Golkar dan partai lainnya. Kabupaten Madiun insyaallah sudah sejahtera, tapi kita targetkan bisa lebih sejahtera lagi," tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Madiun juga menyinggung fokus pemerintah daerah terkait aspirasi sektor pertanian, khususnya pemenuhan kebutuhan irigasi musim tanam untuk menekan biaya operasional para petani.
Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Madiun, Mashudi, menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan HUT Golkar akan berlangsung bertahap hingga puncaknya pada bulan Desember mendatang.
Di sisi pengawalan kebijakan Pemkab Madiun, Mashudi menegaskan komitmen Fraksi Golkar dalam memperjuangkan program strategis masyarakat, salah satunya pengadaan ambulans di setiap desa.
"Kami mengusulkan agar program pengadaan mobil ambulans desa sekabupaten diselesaikan pada tahun 2027. Di tengah keterbatasan fiskal, kita harus bisa menentukan prioritas mana yang paling penting untuk masyarakat," tegas Mashudi.
Menghadapi agenda politik mendatang, DPD Golkar Kabupaten Madiun telah menyusun peta jalan organisasi. Tahun 2026 ditetapkan sebagai tahun reorganisasi dari tingkat DPD, kecamatan, desa, hingga badan sayap partai. Setelah penguatan internal selesai pada 2026, fokus partai akan bergeser pada tahapan pemenangan politik di tahun 2027.
Golkar Kabupaten Madiun juga secara terbuka membidik potensi suara dari kalangan pemilih muda, khususnya Generasi Z dan Millennial, tanpa mengesampingkan peran senior dan kader veteran.
"Tahun 2026 ini tahun reorganisasi. Untuk menggaet
pemilih muda, kita alokasikan porsi kepengurusan sekitar 40 hingga 50 persen
dari Gen Z. Kita minta pengurus turun langsung memetakan kebutuhan mereka dan
membuat program yang relevan, seperti kegiatan olahraga mini soccer yang baru
saja kita ikuti," pungkas Mashudi.(as/BN24)


.jpeg)




