BERKAH News24 – Pemerintah Provinsi Jawa Timur memperingati Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur dengan meneguhkan komitmen pembangunan daerah yang berfokus pada kesejahteraan masyarakat, kedaulatan pangan, serta pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Mengusung tema "Jatim Unggul, Maju Berkelanjutan", peringatan ini menjadi pijakan penting pengimplementasian program prioritas Nawa Bakti Satya sebagai kompas pembangunan Jawa Timur untuk periode 2025–2029.
Pesan tersebut disampaikan Kepala Bidang Kemasyarakatan Bakorwil Madiun, Gatot Subroto, saat membacakan sambutan resmi Gubernur Jawa Timur pada upacara peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur, di halaman Bakorwil Madiun, Senin (12/10/2026).
Dalam sambutannya, disampaikan rasa terima kasih dan penghormatan setinggi-tingginya kepada para pejuang, pendiri, serta seluruh jajaran pemerintah dan elemen masyarakat yang telah mendedikasikan pengabdiannya bagi kemajuan Bumi Majapahit.
Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyoroti peran vital para petani, peternak, dan
nelayan yang menjadi benteng pertahanan kedaulatan pangan nasional. Sepanjang
tahun 2025, Jawa Timur berhasil memproduksi lebih dari 10,4 juta ton pangan
yang menyangga 17,34% kebutuhan pangan nasional. Komoditas unggulan seperti
beras, jagung, tebu, daging, susu, telur, dan sektor perikanan terus
mempertahankan posisi Jawa Timur sebagai penopang utama pertumbuhan ekonomi dan
pasokan logistik nasional.
Pelaksanaan sembilan pilar pengabdian Nawa Bakti Satya
menjadi janji suci untuk menghadirkan perubahan nyata di seluruh pelosok Jawa
Timur.
Jatim Sejahtera: Percepatan pengentasan kemiskinan dan pengurangan pengangguran melalui pemaduan perlindungan sosial dan pemberdayaan ekonomi.
Jatim Kerja: Perluasan kesempatan kerja berkualitas, penguatan vokasi, dan ekosistem kewirausahaan yang terhubung langsung dengan kebutuhan dunia industri.
Jatim Akses: Pembangunan infrastruktur berkeadilan tata ruang, mulai dari transportasi publik perkotaan, pemerataan jalan perdesaan, hingga konektivitas laut di kawasan kepulauan.
Jatim Cerdas: Peneguhan Jawa Timur sebagai lumbung pangan dan pusat sumber daya manusia unggul melalui jaminan pendidikan. Hingga September 2025, program sekolah gratis telah menjangkau ribuan anak dari keluarga kurang mampu.
Jatim Sehat: Peningkatan derajat kesehatan masyarakat lewat pemerataan layanan kesehatan berkualitas, jaminan kesehatan nasional, serta apresiasi penuh bagi para tenaga medis hingga kader Posyandu.
Jatim Berkah Amanah: Penguatan tata governance dan birokrasi yang bersih, transparan, akuntabel, serta berbasis teknologi digital dan kecerdasan buatan (artificial intelligence) secara bertanggung jawab.
Jatim Harmonis: Merawat kerukunan, toleransi, dan keberagaman budaya serta menjamin perlindungan bagi perempuan dan anak.
Jatim Lestari: Komitmen menjaga kelestarian lingkungan hidup dan keseimbangan ekosistem di tengah laju pembangunan ekonomi.
Gerbang Baru Nusantara: Memperkuat peran strategis Jawa Timur sebagai poros penghubung perdagangan, inovasi, dan rantai pasok antara wilayah Indonesia Barat dan Indonesia Timur.
"Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengajak seluruh jajaran
aparatur sipil negara, Forkopimda, pemerintah kabupaten/kota, akademisi, dunia
usaha, generasi muda, dan seluruh komponen masyarakat untuk terus memperkuat
kolaborasi dan sinergi demi mewujudkan Jawa Timur yang semakin unggul, maju,
dan sejahtera," pungkasnya.(as/BN24)






