Ticker

10/recent/ticker-posts

Ad Code

Klik Disini

Pemkab Madiun Gandeng Ritel Modern, Dorong Produk UMKM Tembus Pasar Nasional dan Optimalisasi Aset Daerah

BERKAH News24 – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun terus berkomitmen memperkuat sinergi dengan dunia usaha demi mendongkrak perekonomian daerah sekaligus memperluas jangkauan pasar bagi produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Komitmen tersebut ditegaskan oleh Bupati Madiun, Hari Wuryanto, saat menghadiri Grand Opening Gerai Alfamart Alun-Alun Utara Madiun pada Senin (28/9/2026). Acara tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati, Sekda, Kepala Cabang Alfamart, jajaran pimpinan OPD terkait, serta perwakilan pelaku UMKM Kabupaten Madiun.

Dalam sambutannya, Bupati Hari Wuryanto menjelaskan bahwa kerja sama dengan pihak Alfamart tidak sekadar berfokus pada efisiensi pemanfaatan aset daerah, melainkan dirancang untuk membawa dampak nyata bagi masyarakat luas melalui penyerapan tenaga kerja lokal dan pemasaran produk-produk unggulan daerah.

“Yang kita miliki supaya bisa meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dan alhamdulillah, aset kita di Alun-Alun Utara ini disewa oleh Alfamart. Di samping itu, kami juga ada komitmen dengan pimpinan Alfamart bahwa mereka harus bisa menampung tenaga kerja lokal kita, serta produk-produk UMKM Kabupaten Madiun harus bisa masuk ke outlet-outlet mereka,” ujar Bupati Hari Wuryanto.

Melalui nota kesepahaman (MoU) yang telah terjalin antara Pemkab Madiun dan jaringan ritel modern tersebut, saat ini tercatat hampir 200 produk UMKM lokal telah berhasil dipasarkan di gerai-gerai Alfamart. Bupati menyoroti pentingnya menjaga serta meningkatkan standar kualitas, kemasan (packing), hingga daya tahan produk agar mampu bersaing secara berkesinambungan di pasar ritel modern.

“Sekarang sudah ada hampir 200 produk UMKM kita yang berhasil masuk ke outlet Alfamart. Namun, kita memang perlu terus meningkatkan kualitas produk, termasuk kemasan yang menarik dan ketahanan produk yang kita harapkan minimal bisa bertahan hingga 6 bulan,” tambahnya.

Guna mendukung percepatan UMKM untuk 'naik kelas', Pemkab Madiun mengoptimalkan peran inkubator bisnis daerah. Melalui wadah ini, para pelaku usaha diberikan pembinaan berkala mulai dari standardisasi produksi, desain kemasan, hingga manajemen usaha agar siap memperluas pangsa pasar tanpa harus menanggung biaya distribusi yang besar secara mandiri.

Selain memperluas akses pasar dan membuka lapangan kerja baru, langkah kolaboratif ini menjadi strategi Pemkab Madiun dalam mengkaji serta mengoptimalkan pemanfaatan aset-aset daerah yang selama ini belum produktif, sehingga dapat memberikan kontribusi langsung terhadap peningkatan PAD.

Grand Opening gerai baru ini menjadi wujud nyata sinergi saling menguntungkan antara pemerintah, sektor swasta, dan pelaku usaha lokal dalam membangun ekosistem ekonomi Madiun yang lebih inklusif dan berkelanjutan.(as/BN24)

 

close
Pasang Iklan Disini