BERKAH News24 — Pemerintah Kabupaten Madiun terus mematangkan persiapan menjelang gelaran APKASI Otonomi Expo (AOE) 2026. Keikutsertaan ini ditargetkan menjadi panggung pembuktian bahwa inovasi, kualitas, dan potensi lokal dari Bumi Kampung Pesilat telah memenuhi standar internasional serta siap bersaing di pasar global.
Sekretaris Daerah Kabupaten Madiun, Sigit Budiarto, menegaskan bahwa Pemkab Madiun tidak sekadar ingin berpartisipasi, melainkan membawa misi strategis untuk membuka peluang kerja sama dan investasi yang lebih luas.
"Fokus utama kita jelas, memastikan kesiapan produk-produk unggulan daerah agar memiliki daya saing yang kuat di pasar global. Bukan sekadar tampil, keikutsertaan kali ini adalah panggung pembuktian bahwa potensi lokal kita telah memenuhi standar internasional dan siap menjawab tantangan pasar dunia," ujar Sigit Budiarto.
Sigit menambahkan, lewat matangnya persiapan yang dilakukan, Pemkab Madiun meyakini komoditas dan produk daerah mampu memikat perhatian investor luar negeri.
"Melalui persiapan yang matang ini, kita optimis dapat menarik minat para investor mancanegara, memperluas jaringan pasar ekspor, dan membawa nama Kabupaten Madiun semakin bersinar di kancah global," tegasnya.
Sebagai bentuk komitmen penuh pemerintah daerah, Bupati Madiun, Hari Wuryanto, juga dijadwalkan hadir langsung untuk agenda strategis ini dan menyapa para calon investor serta pengunjung pameran.
APKASI Otonomi Expo 2026 merupakan pameran tahunan yang diselenggarakan oleh Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) guna mempromosikan potensi perdagangan, pariwisata, dan investasi daerah.
Untuk tahun ini bakal digelar di Hall 3 & 3A, Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, Banten, 27–29 Agustus 2026, dengan mengusung tema "Jelajahi Ragam Komoditas Indonesia Tanpa Batas".(as/BN24)






