BERKAH News24 – Kabupaten Madiun menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional. Pemerintah Kabupaten Madiun berhasil menyabet Peringkat I Nasional Tingkat Kabupaten untuk kategori Creative Financing (Pembiayaan Kreatif) dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 yang digelar oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
![]() |
| Bupati Madiun Hari Wuryanto, menerima penghargaan Terbaik I craetive financing tingkat nasional, Kamis (4/6/2026) (tangkap layar youtube Metro TV) |
Penghargaan tertinggi ini diserahkan langsung dalam acara malam apresiasi yang berlangsung di Hotel Marriott, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Kamis (4/6/2026) malam.
Kabupaten Madiun dinilai sebagai daerah paling inovatif di Indonesia dalam mencari alternatif pendanaan pembangunan di luar anggaran konvensional APBD. Kemampuan daerah dalam mengoptimalkan sumber daya dan menciptakan terobosan pembiayaan menjadi kunci utama kemenangan ini.
Ajang penghargaan dari Kemendagri ini menerapkan standar penilaian yang komprehensif. Aspek-aspek yang dinilai meliputi inovasi pajak dan retribusi daerah, Pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) serta pemanfaatan Corporate Social Responsibility (CSR) untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan warga.
Selain itu efektivitas pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD) dan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), dan kemampuan menjalin kerja sama dengan pihak swasta melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).
Pada aspek digitalisasi, tata kelola keuangan yang akuntabel, serta konsistensi opini Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD), juga menjadi salah satu indikator yang dinilai.
Keberhasilan Kabupaten Madiun mengungguli kabupaten lain di Indonesia didorong oleh keberanian melakukan lompatan inovasi pada dua sektor infrastruktur strategis.
Kabupaten Madiun kini resmi menjadi rujukan nasional setelah sukses mengeksekusi skema KPBU untuk infrastruktur lampu jalan. Lewat proyek ini, sebanyak 7.459 titik lampu APJ berbasis LED telah dibangun dan menerangi sekitar 300 kilometer ruas jalan di seluruh wilayah pedesaan Kabupaten Madiun.
Inovasi ini membawa dampak luar biasa.
Efisiensi Anggaran Nyata: Mampu memangkas tagihan listrik daerah secara drastis, dari yang sebelumnya mencapai Rp14 miliar lebih pada tahun 2023, turun tajam menjadi hanya sekitar Rp5 miliar pada periode tahun 2025/2026.
Akselerasi Pembangunan: Mempercepat fasilitas umum yang jika hanya mengandalkan APBD murni bisa memakan waktu hingga puluhan tahun.
Dampak Sosial: Secara nyata menekan angka kriminalitas dan kecelakaan lalu lintas di malam hari.
Menyusul kesuksesan proyek lampu jalan, Pemerintah Kabupaten Madiun di bawah kepemimpinan Bupati Hari Wuryanto langsung tancap gas menyiapkan skema pembiayaan kreatif serupa untuk proyek preservasi jalan kabupaten.
Langkah ini diwujudkan melalui penyusunan dokumen Outline Business Case (OBC) yang difasilitasi langsung oleh Kementerian Keuangan. Strategi ini diambil agar kondisi infrastruktur jalan di Kabupaten Madiun tetap mantap dan prima, meskipun kapasitas fiskal (anggaran) daerah tergolong terbatas.
Berikut adalah daftar lengkap pemerintah daerah terbaik yang berhasil meraih penghargaan kategori Creative Financing Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026:
Tingkat Provinsi : DKI Jakarta (I), Banten (II)
Tingkat Kabupaten: Madiun (I), Sleman (II), Gianyar (III).
Tingkat Kota: Surabaya (I), Bogor (II), Semarang (III).
Keberhasilan meraih Peringkat I, mengungguli Kabupaten Sleman dan Kabupaten Gianyar, membuktikan bahwa keterbatasan anggaran daerah bukan lagi penghalang bagi Kabupaten Madiun untuk menghadirkan pembangunan infrastruktur yang cepat, efisien, dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.(as/BN24)











