BERKAH News24 – Ribuan masyarakat membanjiri Alun-Alun Rekso Gati, Caruban, Kabupaten Madiun pada Senin malam (13/7/2026). Kehadiran massa yang luar biasa ini tak lain untuk menyaksikan kemeriahan malam gelaran Sepasar ing Madiun (Sepasma) sekaligus menikmati hiburan musik dari Ndarboy Genk.
Acara Sepasma kali ini tidak hanya menyuguhkan hiburan, melainkan juga diintegrasikan dengan berbagai program strategis pemerintah daerah. Di antaranya adalah edukasi literasi keuangan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta penyediaan berbagai layanan digital bagi masyarakat.
Selain itu, momen ini juga menandai langkah maju digitalisasi daerah melalui launching pembayaran e-retribusi pasar dengan menggunakan QRIS. Pemerintah Kabupaten Madiun pun turut memberikan penghargaan berupa apresiasi pajak daerah bagi desa/kelurahan dengan capaian lunas PBB (Pajak Bumi dan Bangunan) tercepat.
Dalam sambutannya, Bupati Madiun Hari Wuryanto menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam kepada seluruh elemen masyarakat serta pihak perbankan seperti Bank Jatim dan Bank Indonesia Kediri yang telah mendukung penuh rangkaian kegiatan Hari Jadi Kabupaten Madiun ke-458.
"Pada kesempatan kali ini, saya secara pribadi dan juga Pak Wakil Bupati dan Pak Sekda, menyampaikan terima kasih yang luar biasa kepada seluruh masyarakat Kabupaten Madiun dan utamanya Bank Jatim yang telah men-support kegiatan dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Madiun yang ke-458. Mudah-mudahan kebersamaan ini akan membawa Kabupaten Madiun yang lebih sejahtera," ungkap Bupati Hari Wuryanto.
Bupati menegaskan bahwa esensi dari penyelenggaraan Sepasma ketiga ini—setelah sebelumnya sukses digelar di Kecamatan Geger dan Kecamatan Madiun—adalah wujud apresiasi kepada masyarakat yang telah bergotong royong membangun daerah. Ia berharap perputaran ekonomi selama acara berlangsung dapat langsung dirasakan oleh para pelaku pelaku usaha mikro.
"Mudah-mudahan kegiatan ini benar-benar bermanfaat, baik dari sisi kebahagiaan dan juga mengungkit perekonomian yang ada di wilayah Kabupaten Madiun. Alhamdulillah, seluruh UKM yang ada di Kabupaten Madiun bisa menikmati kegiatan ini," lanjutnya.
Mengusung tema "Berinovasi dan Berkolaborasi", Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga kerukunan (guyub rukun) demi kemajuan Kabupaten Madiun ke depan.
Rangkaian perayaan Hari Jadi ini dipastikan masih akan berlanjut dengan berbagai agenda hiburan rakyat lainnya, yang akan ditutup dengan pagelaran wayang kulit pada 24 Juli mendatang.(as/BN24)





.jpeg)








