Ticker

10/recent/ticker-posts

Ad Code

Klik Disini

Sinergi Membangun Desa, Bupati Madiun Terima 200 Mahasiswa KKN-BBK Ke-8 UNAIR

BERKAH News24 – Pemerintah Kabupaten Madiun resmi menerima kehadiran mahasiswa Kuliah Kerja Nyata-Belajar Bersama Komunitas (KKN-BBK) ke-8 Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya. 

Prosesi penerimaan ini digelar di Pendopo Ronggo Djumeno, Caruban, pada Senin (13/7/2026).

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Madiun Hari Wuryanto, Wakil Bupati Madiun, Kepala Bapperida, Kepala Dinas Kesehatan, Ketua Lembaga Pengabdian Masyarakat Berkelanjutan (LPMB) UNAIR, jajaran Camat, serta Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).

Dalam laporannya, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Madiun, Shodiq Hery Purnomo, menyampaikan bahwa pelaksanaan KKN-BBK UNAIR ini akan berlangsung mulai 13 Juli hingga 8 Agustus 2026.

Sebanyak 200 mahasiswa dikerahkan dan disebar di 20 desa yang mencakup tiga kecamatan dengan rincian sebagai berikut:

  • Kecamatan Gemarang: Desa Nampu, Sebayi, Tawangrejo, dan Winong.
  • Kecamatan Saradan: Desa Sumbersari, Bener, Pajaran, Ngepeh, Bongsopotro, Sambirejo, Bandungan, dan Tulung.
  • Kecamatan Wungu: Desa Tempursari, Sobrah, Nglambangan, Bantengan, Mojorayung, Sidorejo, Pilangrejo, dan Nglanduk.

“Kami berharap para mahasiswa dapat belajar langsung dari masyarakat, meningkatkan kepekaan sosial, kemampuan bekerja sama, membentuk jiwa kepemimpinan yang tangguh, serta keterampilan praktis yang bermanfaat,” ujar Shodiq Hery Purnomo.

Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menyambut hangat dan mengapresiasi kepercayaan yang diberikan oleh UNAIR. Menurut Bupati, 20 desa yang menjadi lokasi KKN memiliki berbagai potensi unggulan, mulai dari sektor pertanian, peternakan, UMKM, kerajinan, hingga pariwisata.

"KKN-BBK merupakan wujud pengabdian kepada masyarakat melalui penerapan ilmu, pemberdayaan masyarakat, serta pembentukan kepekaan sosial. Potensi yang ada di desa harus menjadi ruang bagi mahasiswa untuk berkontribusi melalui inovasi," ungkap Hari Wuryanto.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga memaparkan profil singkat wilayah Kabupaten Madiun yang memiliki luas 111.363 hektare dan secara administratif terdiri dari 15 kecamatan serta 206 desa/kelurahan (198 desa dan 8 kelurahan).

Bupati berpesan agar para mahasiswa senantiasa menghormati adat istiadat setempat, menjaga etika, serta mampu memberikan solusi nyata atas permasalahan di desa.

"Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, pada hari ini saya menerima mahasiswa peserta KKN-BBK ke-8 Universitas Airlangga. Selamat melaksanakan KKN, semoga adik-adik mahasiswa dapat menyelesaikan tugas dengan baik," pungkas Bupati sembari membuka kegiatan secara resmi.

Sementara itu, Ketua LPMB UNAIR, Heri Purna Basuki, menegaskan bahwa konsep KKN-BBK kali ini telah mengalami transformasi. Mahasiswa diwajibkan memiliki program unggulan yang selaras dengan program pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals), khususnya untuk diterapkan di Kabupaten Madiun.

“Kami mengantarkan dan melepaskan kalian ke Madiun ini untuk berkarya. Karena statusnya belum lulus, jadikan momen ini untuk belajar dan menerapkan ilmu ke masyarakat. Tetap rendah hati, tidak usah keminter (merasa sok pintar),” tegas Heri di hadapan para mahasiswa.

Melalui kolaborasi ini, diharapkan kehadiran mahasiswa UNAIR mampu membawa perubahan positif, mendorong kesejahteraan masyarakat desa, sekaligus memotivasi generasi muda di Kabupaten Madiun untuk terus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.(as/BN24)

close
Pasang Iklan Disini