BERKAH News24 – Momentum besar bagi dunia pendidikan dan pengentasan kemiskinan di Jawa Timur kembali terukir. Pemerintah Kabupaten Madiun bersama Pemerintah Kabupaten Ponorogo menggelar kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sekaligus Open House Calon Siswa Sekolah Rakyat (SR) di Gedung Sekolah Rakyat Kabupaten Madiun pada Selasa (14/7/2026).
![]() |
| Bupati Madiun Hari Wuryanto saat melakukan pemukulan gong dalam pembukaan Sekolah Rakyat Kabupaten Madiun |
Kepala Sekolah Rakyat Ponorogo, Devit Tri Candrawati, didampingi Kepala Sekolah Rakyat Madiun, Rohmah Agustin Setyowuni, menyampaikan rasa harunya dalam prosesi pembukaan.
Devit menegaskan, Sekolah Rakyat merupakan wujud nyata dari kehadiran negara untuk menyentuh langsung kehidupan anak-anak yang membutuhkan.
“Di Sekolah Rakyat, kami tidak sedang mencetak anak dalam satu pola yang seragam. Tugas kami adalah membimbing mereka menemukan siapa diri mereka, memastikan potensi tumbuh di bawah naungan Pancasila dan harmoni Bhinneka Tunggal Ika,” ujar Devit.
Ia juga secara khusus menyampaikan terima kasih atas dukungan penuh dari Presiden RI demi menghidupkan mimpi anak-anak di daerah.
Senada dengan hal itu, Plt. Bupati Ponorogo, Lisdyarita, berpesan kepada para siswa agar selalu menjaga nama baik daerah dengan menunjukkan disiplin dan akhlak mulia.
“Tunjukkan tekad untuk mewujudkan masa depan yang lebih baik. Pemerintah daerah akan terus mendampingi dan berkomunikasi untuk menjamin perkembangan anak-anak selama berasrama,” tutur Lisdyarita.
![]() |
| Bupati Madiun Hari Wuryanto saat menyampaikan perayaan dalam open house Sekolah Rakyat |
Sebagai tuan rumah, Bupati Madiun Hari Wuryanto menegaskan kesiapan penuh wilayahnya dalam mendukung program strategis nasional dari Kementerian Sosial RI ini. Dalam Beragamnya, Hari menyampaikan bahwa pendidikan di SR menjadi instrumen utama untuk memutus mata rantai kemiskinan guna menyemangati Indonesia Emas 2045.
Terkait kesiapan sarana fisik, Hari Wuryanto mengungkapkan bahwa pembangunan Gedung Sekolah Rakyat Kabupaten Madiun saat ini telah mencapai 92 persen dan diproyeksikan total rampung pada 31 Juli 2026.
Memang saat ini kuota SD masih proses mencukupi karena sebagian orang tua masih belum tega (urung mentolo) melepasnya berasrama. Namun dengan open house ini, melihat kakak kelasnya dari Ponorogo yang sudah rapi, berkarakter, bahkan bisa bahasa Spanyol, kami yakin para orang tua akan percaya,” jelas Bupati Madiun.
Untuk masa transisi 3 bulan ke depan, Pemkab Madiun telah menyiagakan 30 guru bantu sambil menunggu penempatan guru permanen dari Pusat.
![]() |
| Bupati Madiun bersama Plt Bupati Ponorogo saat wawancara dengan awak media |
Sementara itu Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Restu Novi Widiani, yang hadir mewakili Gubernur Jawa Timur, mengapresiasi sinergi luar biasa dari kedua kepala daerah tersebut.
Ia menyebut masa rintisan Ponorogo adalah salah satu yang terbaik, sementara masa pengenalan di Kabupaten Madiun menjadi yang paling meriah di Jawa Timur.
Restu Novi nasional memberkan data kuota SR di Jawa Timur yang mencatatkan angka tertinggi di Skala. Dimana siswa SR rintisan sebanyak 2.281 siswa, dan siswa SR permanen (Kuota): 5.370 siswa.
Sedangkan untuk jumlah seluruh siswa SR se Jawa Timur pada Tahun Ajaran 2026/2027, sebanyak 7.651 siswa (tersebar di 18 SR permanen dan 11 SR rintisan).
![]() |
| Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, bersama Direktur Rehabilitasi Sosial TS dan KPO Kemensos RI saat wawancara dengan media |
Provinsi Jawa Timur juga menyiapkan berbagai program lengkap untuk mendukung keluarga besar SR. Di antaranya adalah bantuan modal usaha melalui KIP JAVARA bagi orang tua murid yang memiliki usaha, program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) melalui Kementerian PU, hingga pelatihan cerdas digital oleh Diskominfo.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Rehabilitasi Sosial Tuna Sosial dan Korban Perdagangan Orang Kemensos RI, Rachmat Koesnadi, menjelaskan bahwa kapasitas penuh Sekolah Rakyat terintegrasi ini ditargetkan menyentuh 360 siswa, di mana saat ini sudah terdaftar sebanyak 279 siswa.
Rachmat menggarisbawahi keunikan sistem pembelajaran SR yang menerapkan konsep Multi Entry dan Multi Exit.
![]() |
| Direktur Rehabilitasi Sosial Tuna Sosial dan Korban Perdagangan Orang Kemensos RI, Rachmat Koesnadi, menyampaikan materi tentang siswa Sekolah Rakyat |
“Anak-anak bisa masuk dan lulus di tingkat kelas berapa saja secara fleksibel, mengikuti kurikulum reguler yang dipadukan dengan kekhasan asrama,” terangnya.
Kemensos RI juga memberikan jaminan keamanan pengasuhan. Menurut Arahan Menteri Sosial Saifullah Yusuf, lingkungan asrama dipastikan harus bebas dari segala bentuk kekerasan dan intoleransi.
Untuk mendukung hal tersebut, Kemensos membuka call center aduan masyarakat melalui nomor 021-171 dan layanan WhatsApp di 0887-7171-71.
Kegiatan pembukaan diakhiri dengan penuh kehangatan melalui pembacaan pantun oleh para pejabat daerah, menandai babak baru bagi ratusan anak-anak Madiun dan Ponorogo untuk menapak tangga masa depan yang lebih cerah dan mandiri.(as/BN24)


.jpeg)
.jpeg)

.jpeg)








