Ticker

10/recent/ticker-posts

Ad Code

Klik Disini

Pemkab Bojonegoro Luncurkan Gerakan ASN Peduli Pangan

BERKAH News24 - Pemerintah Kabupaten Bojonegoro meluncurkan gerakan Gerakan ASN Peduli Pangan, sebagai upaya memperkuat kemandirian pangan sekaligus meningkatkan serapan hasil pertanian local. Gerakan ini mendorong ASN, jajaran BUMD, dan masyarakat untuk aktif menggunakan sekaligus mempromosikan produk pangan yang dihasilkan petani Bojonegoro.

Gerakan ASN Peduli Pangan ini ditandai dengan peluncuran beras lokal Rajekwesi yang diproduksi Perumda Pangan Mandiri Bojonegoro. Peluncuran ini menjadi langkah awal untuk membangun ekosistem pangan daerah yang tidak hanya berorientasi pada ketersediaan, tetapi juga pada kualitas, harga, pasar, dan kesejahteraan petani.

Dalam siaran tertulisnya Pemkab Bojonegoro, Rabu (19/8/2026), Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menegaskan pentingnya membangun kemandirian daerah dengan memanfaatkan potensi pangan yang dimiliki Bojonegoro.

“Bojonegoro merupakan salah satu daerah penghasil produk pertanian terbesar kedua di Jawa Timur. Tetapi kita masih membeli produk dari luar daerah atau luar kota. Ini menjadi pertanyaan sekaligus pekerjaan rumah bagi kita,” ujarnya.

Bupati menyampaikan pentingnya peran ASN dan masyarakat sebagai marketing produk lokal. Dengan jumlah ASN dan jajaran BUMD yang besar, gerakan tersebut dinilai memiliki potensi menjadi kekuatan promosi produk pangan daerah.

Bupati juga mengajak seluruh jajaran untuk memulai gerakan tersebut dari hal sederhana, yakni mencoba dan membeli produk beras lokal. Untuk tahap awal, ia berharap setiap orang dapat membeli minimal 15 kilogram beras dalam satu bulan.

Menurutnya, kualitas dan harga menjadi kunci agar masyarakat semakin percaya terhadap produk pangan lokal. Produk daerah harus mampu bersaing dengan produk dari luar, baik dari sisi kualitas maupun harga.

Sementara itu, Direktur Perumda Pangan Mandiri Bojonegoro, Khoirul Huda, menjelaskan bahwa keterlibatan ASN dan masyarakat melalui Gerakan ASN Peduli Pangan sangat penting dalam proses pengembangan produk. Kritik, masukan, dan saran dari konsumen akan menjadi bahan evaluasi sebelum produk dipasarkan secara lebih luas. (yan/hjr)

close
Pasang Iklan Disini