BERKAH News24 – Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar kegiatan BAHANA BERSAHAJA (Bakti Harmoni Madiun Bersih Sehat dan Sejahtera) di Desa Teguhan, Kecamatan Jiwan Kabupaten Madiun, Rabu – Kamis (19 - 20/8/2026).
Dalam agenda tersebut, Pemkab Madiun memboyong seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menghadirkan pelayanan publik secara langsung di tengah masyarakat.
Dalam sarasehan, Bupati Madiun H. Hari Wuryanto menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan kehadiran pemerintah daerah untuk memenuhi kebutuhan warga Desa Teguhan, mulai dari layanan kesehatan hingga legalitas hukum.
Bupati Madiun mengapresiasi kebersamaan dan semangat gotong royong warga Teguhan. Selama kegiatan berlangsung, Pemkab Madiun membuka puluhan titik pelayanan terpadu untuk mempermudah urusan administrasi warga.
Diantaranya Administrasi Kependudukan dan Perizinan, meliputi pelayanan pengurusan perizinan usaha, KTP, dan Kartu Keluarga (KK) disediakan langsung di lokasi. Pemkab juga memfasilitasi legalitas kepemilikan tanah warga bekerja sama dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN).
Selain itu juga bekerja sama dengan Polres Madiun, layanan perpanjangan SIM dihadirkan langsung di desa tanpa perlu datang ke kantor Polres.
Di Sektor Ekonomi dan Hukum, Pemkab Madiun menghadirkan pasar murah dari Dinas Koperasi dan Perdagangan, serta pendampingan kepastian hukum yang melibatkan instansi Kejaksaan dan Pengadilan.
Bupati menegaskan, pentingnya menjaga tradisi kebersamaan di tingkat desa.
"Budaya gotong royong dan suasana guyub rukun yang diwariskan para leluhur harus terus kita pegang teguh," ujar Hari Wuryanto, Rabu malam (19/8/2026).
Sementara itu, Wakil Bupati Madiun dr. Purnomo Hadi memaparkan teknis pelayanan kesehatan gratis yang disiagakan di lokasi. Sebanyak 33 jenis pelayanan diboyong ke Desa Teguhan dengan menerjunkan tim dokter umum hingga dokter spesialis.
Pada layanan kesehatan, Pemkab Madiun menyiapkan dokter spesialis kandungan hingga dokter spesialis penyakit dalam untuk mendeteksi dini berbagai gangguan kesehatan warga. Pelayanan difokuskan pada penanganan penyakit degeneratif seperti hipertensi dan diabetes mellitus guna mencegah komplikasi berat seperti stroke, penyakit ginjal, dan paru-paru.
Selain itu fasilitas mobil rontgen TBC, untuk skrining penyakit Tuberculosis (TBC) secara gratis. Pemkab Madiun menjamin pengobatan TBC hingga sembuh total bagi warga yang terindikasi.
Pemeriksaan tumbuh kembang anak secara intensif untuk mencegah stunting, baik dari aspek fisik (berat dan tinggi badan) maupun kognitif.
"Persiapan menuju Generasi Emas 2045 harus dimulai
dari sekarang melalui pemantauan kesehatan ibu hamil dan tumbuh kembang anak
secara rutin," pungkas dr. Purnomo Hadi.(as/BN24)






