BERKAH News24 — Penyaluran Bantuan Pangan Tahap 2 oleh Perum Bulog Cabang Madiun mengalami perlambatan sepanjang bulan Agustus 2026. Meskipun menjadi lokasi penyaluran perdana di wilayah Jawa Timur, tingginya dinamika kegiatan warga desa dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi faktor utama yang mempengaruhi ritme distribusi.
Pimpinan Cabang Bulog Madiun, Agung Sarianto, tidak menampik kondisi tersebut. Menurutnya, kesibukan pihak pemerintah desa dalam menyelenggarakan rangkaian acara peringatan kemerdekaan membuat proses penerimaan dan pembagian beras bantuan harus disesuaikan.
"Kendalanya belum bisa tersalur secara maksimal karena bertepatan dengan bulan Agustus, di mana masih banyak kegiatan di tingkat desa. Oleh karena itu, kita selalu berkoordinasi terlebih dahulu dengan pihak desa agar penyaluran dapat segera dilaksanakan," ujar Agung, Rabu (19/8/2026).
Berbeda dengan penyaluran tahap 1 yang menggunakan system parsial per wilayah, guna menjaga kelancaran distribusi, Bulog Madiun menerapkan skema penyaluran penuh.
Setiap Penerima Bantuan Pangan (PBP) langsung menerima
tiga alokasi bulan sekaligus, yakni untuk alokasi Juli, Agustus, dan September.
Dengan jatah 10 kilogram beras per bulan, setiap warga membawa pulang total 30
kilogram beras dalam sekali penerimaan.
Untuk di wilayah Kabupaten Madiun, penyaluran telah berjalan sejak 10 Agustus 2026 dengan menyasar 107.231 PBP. Sedangkan di Kota Madiun, mulai direalisasikan hari ini, Rabu (19/8/2026), untuk 11.625 PBP. Dan untuk wilayah Kabupaten Ngawi, saat ini masih dalam tahap koordinasi intensif dengan pemerintah kabupaten setempat.
“Penyaluran ditargetkan paling cepat dimulai Rabu pekan depan. Mengingat Ngawi memiliki jumlah penerima terbanyak di wilayah kerja Bulog Madiun, yaitu 167.506 PBP, proses distribusinya diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 20 hingga 25 hari,” tambahnya.
Agung menegaskan bahwa ketersediaan stok beras di gudang Bulog sangat memadai untuk mencukupi seluruh kebutuhan warga penerima manfaat.
Pihaknya optimistis seluruh rangkaian penyaluran Bantuan
Pangan Tahap 2 di wilayah kerja Bulog Madiun, dapat rampung sepenuhnya tepat
waktu sebelum 30 September 2026.(as/BN24)

.jpeg)




