BERKAH News24 — Bupati Madiun sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) Gerakan Pramuka Kabupaten Madiun, Kak Hari Wuryanto, secara resmi melepas Kontingen Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026. Upacara pelepasan berlangsung di Pendopo Muda Graha Kabupaten Madiun, Selasa sore (11/8/2026).
Kak Hari Wuryanto menekankan bahwa Jamnas XII yang mengusung tema kreasi, inovasi, dan kepedulian terhadap swasembada pangan ini merupakan sarana penting untuk membentuk karakter generasi muda menuju Indonesia Emas 2045.
Mengingat Kabupaten Madiun merupakan salah satu lumbung pangan di Jawa Timur, ia meyakini para anggota Pramuka Penggalang asal Madiun siap menunjukkan kebolehan dan kepeduliannya di tingkat nasional.
Menariknya, di tengah pesan-pesan kebangsaan, Kamabicab memberikan sebuah tantangan unik bagi seluruh adik-adik Pramuka Penggalang yang berangkat.
Setiap peserta diwajibkan menjalin persahabatan dan mencatat nomor telepon setidaknya 10 anggota Pramuka dari daerah atau provinsi lain.
"Tugas yang terakhir untuk adik-adikku semua, saya minta harus punya sahabat Pramuka selain dari Kabupaten Madiun, minimal satu anak 10 orang. Beda kota, beda provinsi. Nanti ditulis nama dan nomor teleponnya biar bisa kontak-kontakan. Begitu pulang dari Jambore, akan kita tagih," ujar Kak Hari Wuryanto.
Ia juga mengingatkan agar para peserta memanfaatkan momentum berharga ini sebaik mungkin karena kesempatan emas seperti Jamnas tidak akan datang dua kali.
Sementara itu, Ketua Kwartir Cabang (Ka Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Madiun yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Madiun, Kak Purnomo Hadi, menyampaikan Jamnas XII 2026 dijadwalkan berlangsung pada 13–20 Agustus 2026, di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur.
"Kontingen Kwarcab Kabupaten Madiun sebanyak 38 orang, terdiri dari 32 Pramuka Penggalang (15 Putra dan 17 Putri), 4 orang Pembina Pendamping, dan 2 orang Pimpinan Kontingen," ujarnya.
Kak Purnomo Hadi menjelaskan bahwa keikutsertaan Kwarcab Madiun bertujuan untuk mempererat persatuan dan kesatuan, mengasah keterampilan serta kemandirian, sekaligus meningkatkan kepedulian Pramuka Penggalang terhadap keberlanjutan dan ketahanan pangan nasional.
Prosesi pelepasan ditandai dengan pemasangan atribut Jamnas secara simbolis kepada perwakilan peserta.
Suasana makin meriah ketika Ka Kwarcab Madiun, Kak Purnomo Hadi ikut serta memeragakan atraksi Senam Komando bersama para peserta Jamnas di halaman pendopo.
Rangkaian acara ditutup dengan keberangkatan armada kontingen Pramuka Penggalang Kabupaten Madiun menuju Cibubur, Jakarta.(as/BN24)

.jpeg)






