BERKAH News24 - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menghadiri pelaksanaan Pasar Murah ke-78 yang digelar di Kawasan Wisata Pentungan Sari Waterpark, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Minggu (28/6/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, mengendalikan inflasi, sekaligus memperkuat daya beli masyarakat.
Pasar Murah yang rutin diselenggarakan Pemprov Jatim tersebut menyediakan berbagai komoditas kebutuhan pokok dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasar. Langkah ini diharapkan mampu membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menjadi instrumen pengendalian inflasi di berbagai daerah.
Gubernur Khofifah menegaskan bahwa pelaksanaan Pasar Murah bukan sekadar memberikan akses pangan yang lebih murah kepada masyarakat, tetapi juga merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam menjaga stabilitas harga di tengah dinamika perekonomian.
"Pasar Murah ini merupakan ikhtiar untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok dan mengendalikan inflasi. Harga yang dijual jauh di bawah harga pasar sehingga diharapkan mampu memperkuat daya beli masyarakat, sekaligus mendorong UMKM agar semakin berkembang dengan fondasi yang kuat," ujar Khofifah.
Selain menyediakan kebutuhan pokok, Pasar Murah juga menghadirkan produk-produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal. Kehadiran pelaku UMKM diharapkan mampu memperluas akses pasar sekaligus meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat di tingkat lokal.
Menurut Khofifah, sinergi antara stabilisasi harga kebutuhan pokok dan pemberdayaan UMKM merupakan strategi penting dalam menjaga ketahanan ekonomi daerah. Ketika masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau, di saat yang sama pelaku UMKM juga mendapatkan ruang untuk meningkatkan penjualan produknya.
Pada penyelenggaraan Pasar Murah ke-78 di Kabupaten Malang, total nilai transaksi mencapai Rp101.594.000. Dari jumlah itu, transaksi bahan pokok mendominasi dengan nilai Rp98.978.000, sedangkan transaksi produk UMKM tercatat sebesar Rp2.616.000.
Capaian tersebut menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap pelaksanaan Pasar Murah yang telah menjadi salah satu program unggulan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam menjaga keterjangkauan harga kebutuhan pokok sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat.
Melalui pelaksanaan Pasar Murah secara berkelanjutan di berbagai kabupaten dan kota, Pemerintah Provinsi Jawa Timur berharap stabilitas harga tetap terjaga, laju inflasi dapat terkendali, daya beli masyarakat semakin kuat, serta pelaku UMKM memperoleh peluang yang lebih besar untuk berkembang dan memperkuat fondasi ekonomi daerah. (jal/s)










