BERKAH News24 – Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Wilayah Jawa Timur menggelar rangkaian bakti sosial (baksos) layanan kesehatan gigi dan umum secara gratis bagi masyarakat Kabupaten Madiun.
Rangkaian kegiatan yang telah berlangsung sejak Selasa lalu tersebut mencapai puncaknya pada Minggu (28/6/2026). Momentum ini ditandai dengan gerakan sikat gigi bersama yang melibatkan 1.000 siswa sekolah dasar di Halaman Pendopo Ronggo Djumeno.
Kegiatan ini dilaksanakan sekaligus dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun.
Aksi yang berlangsung selama lima hari berturut-turut ini tidak hanya menjadi kado istimewa bagi hari jadi kabupaten, tetapi juga menjadi bukti nyata sinergi antara profesi medis dan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Ketua PDGI Pengwil Jawa Timur, drg. Farid Amirudin, menjelaskan bahwa aksi ini merupakan wujud nyata kepedulian profesi dokter gigi terhadap kesehatan masyarakat di Kabupaten Madiun.
PDGI tidak hanya fokus pada edukasi dasar, melainkan juga menghadirkan beragam layanan medis spesifik dan spesialistik yang sangat dibutuhkan warga.
“Kegiatan ini adalah bentuk partisipasi kami dalam Hari Jadi Kabupaten Madiun. Kami memberikan pelayanan mulai dari penyuluhan kesehatan gigi, pemeriksaan kesehatan anak disabilitas, hingga operasi bibir sumbing di RS Dolopo,” ujar drg. Farid Amirudin.
Selain operasi bibir sumbing, layanan gratis yang diberikan selama baksos ini meliputi, penanganan gigi impaksi (gigi terpendam), pembuatan gigi tiruan lepasan, dan pemasangan protesa mata palsu.
Tak berhenti di ranah medis, PDGI Jatim juga menyasar sektor preventif melalui edukasi kesehatan. Mereka menggelar seminar khusus bagi ibu-ibu PKK dan Dharma Wanita yang berfokus pada pengolahan makanan sehat serta pemberian makanan tambahan (PMT) sebagai upaya nyata menekan angka stunting di Kabupaten Madiun.
Kolaborasi akbar ini mendapat apresiasi tinggi dari Bupati Madiun, Hari Wuryanto. Ia menilai kontribusi PDGI Jatim sangat luar biasa dan sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Madiun untuk menciptakan masyarakat yang bersih, sehat, dan sejahtera.
Menurut Bupati, edukasi sejak dini merupakan kunci penting dalam menjaga kesehatan, khususnya kesehatan gigi dan mulut yang sering kali terabaikan.
“Ini sesuatu yang luar biasa. Terima kasih kepada PDGI Jatim. Kegiatan ini sangat membantu mengedukasi masyarakat bahwa kesehatan itu sangat penting. Jangan menunggu sakit baru periksa, tetapi kita harus rutin memeriksakan kesehatan meskipun tidak ada keluhan,” tegas Hari Wuryanto.
Sebagai langkah konkret pasca-acara ini, Bupati Hari mengimbau seluruh masyarakat Kabupaten Madiun untuk membangun kebiasaan baru dengan melakukan pemeriksaan rutin ke fasilitas kesehatan terdekat.
“Setiap enam bulan sekali, silakan periksakan kesehatan gigi dan mulut di puskesmas terdekat. Kami sudah melengkapi setiap puskesmas dengan layanan kedokteran gigi,” pungkasnya.(as/BN24)












