BERKAH News24 - Kontingen Jawa Timur kembali menunjukkan dominasinya dalam pembinaan atlet bridge usia muda dengan meraih lima medali pada ajang Balikpapan Bridge Open Tournament (BBOT) 2026 kategori yunior yang berlangsung pada 12–14 Juni 2026 di Balikpapan, Kalimantan Timur.
Dalam keterangan tertulis yang diterima, Kamis (18/6/20206), dari tiga nomor yang dipertandingkan di kategori yunior, atlet-atlet Jawa Timur berhasil membawa pulang dua medali emas, dua medali perak, dan satu medali perunggu. BBOT 2026 memperebutkan total hadiah Rp250 juta dan diikuti 46 tim dari Indonesia, Filipina, dan Singapura. Sebanyak 34 tim tampil di kategori Open, sedangkan 12 tim bersaing di kategori Yunior yang mempertandingkan nomor Beregu KU-21, Pasangan KU-26, dan Pasangan KU-18.
Prestasi gemilang ditorehkan pasangan mahasiswa Universitas Surabaya (Ubaya), Jonathan Wahyu Christia Nanta dan Rachel Abiyu Setiawan, yang sukses meraih dua medali emas sekaligus. Medali emas pertama diraih pada nomor Beregu KU-21 saat keduanya memperkuat tim Isradi Youthcamp. Tim tersebut tampil konsisten selama tujuh sesi pertandingan dan keluar sebagai juara dengan total 108,21 Victory Point (VP). Selain Jonathan dan Rachel, tim juga diperkuat M Gathan Khairy (Padang), Duncan Dumanauw (Manado), Jaedon Kairupan (Universitas Padjadjaran), dan M Rafi Putra Iswara (ITB).
Pasangan Jonathan-Rachel kemudian kembali naik podium tertinggi pada nomor Pasangan KU-26 setelah mengungguli para pesaingnya. Raihan dua gelar juara tersebut sekaligus menegaskan keberhasilan pola pembinaan atlet yang diterapkan Universitas Surabaya. Pembina UKM Bridge Ubaya, Bambang Priambodo, mengatakan prestasi Jonathan dan Rachel merupakan bukti nyata keseriusan kampus dalam mendukung atlet berprestasi. "Jonathan dan Rachel adalah bukti nyata bahwa Ubaya serius membina atlet berprestasi. Beasiswa 100 persen yang mereka terima bukan sekadar bantuan, tetapi investasi. Mereka membalasnya dengan kerja keras di meja bridge dan prestasi akademik. Prestasi di Balikpapan ini diharapkan menjadi motivasi bagi atlet-atlet binaan Ubaya lainnya," ujarnya.
Kontribusi Jawa Timur juga datang dari Kabupaten Pasuruan. Tim yang diperkuat M Affan Al Ghifary, M Nashikhun Amin, Jasmine Ufairoh, dan Arsinta Regina Putri berhasil meraih medali perunggu Beregu KU-21 dengan perolehan 96,12 VP, hanya terpaut tipis 0,16 VP dari tim Samarinda yang meraih perak. Pada nomor pasangan, atlet Pasuruan kembali menambah koleksi medali. Pasangan M Affan Al Ghifary – M Nashikhun Amin meraih medali perak KU-26, sedangkan duet Jasmine Ufairoh – Arsinta Regina Putri menyumbangkan medali perak KU-18.
Dengan demikian, Kabupaten Pasuruan mengoleksi tiga medali pada ajang tersebut sekaligus melanjutkan tren positif setelah sebelumnya keluar sebagai Juara Umum Turnamen Bridge Pelajar Hardiknas Jawa Timur pada Mei 2026. Pembina Bridge Kabupaten Pasuruan, Zona Prayogo, menyebut capaian tersebut merupakan hasil dari pembinaan yang berkesinambungan. "Alhamdulillah, ini bukti pembinaan atlet yunior di Kabupaten Pasuruan dan Jawa Timur berjalan di jalur yang benar. Anak-anak rutin berlatih dan sering mengikuti turnamen. Prestasi mereka terus meningkat. Pada Hardiknas Mei lalu Pasuruan juga menjadi juara umum," katanya.
Zona yang juga anggota Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) Gabsi Jawa Timur menambahkan bahwa pengalaman bertanding menjadi faktor penting dalam mencetak atlet bridge berprestasi. "Atlet yunior memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Selain latihan rutin, mereka harus sering mengikuti turnamen berkualitas. Jasmine dan Arsinta misalnya, saat ini masih duduk di kelas X SMA. Kami menyiapkan mereka untuk meraih hasil maksimal pada cabang olahraga bridge Popda Jatim 2026 dan Porprov Jatim 2027," ujarnya.
Keberhasilan meraih lima medali di BBOT 2026 semakin mengukuhkan Jawa Timur sebagai salah satu daerah dengan pembinaan bridge yunior terbaik di Indonesia. Sinergi antara perguruan tinggi, klub, dan pembinaan daerah dinilai menjadi kunci lahirnya atlet-atlet muda yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. (hjr)











