BERKAH News24– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun bersama Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Madiun resmi mengawali pembukaan rangkaian kegiatan Hari Santri 2026.
Acara tersebut dipusatkan di Masjid bersejarah Al-Basyariah, Desa Sewulan, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, pada Jumat (9/10/2026).
Rangkaian acara yang berlangsung khidmat ini dimulai sejak sore hari, diawali dengan sholat ashar berjamaah, pembacaan istighotsah, hingga ziarah bersama ke makam Auliya' Sewulan, Kyai Ageng Basyariah.
Salah satu daya tarik utama dalam pembukaan kegiatan ini adalah penampilan kesenian musik tradisional Gembrung dari grup seni Al-Basyariah pimpinan Samsul Hadi.
Suasana hangat nan religius semakin terasa saat Wakil Bupati Madiun, Purnomo Hadi, ikut tampil berkolaborasi di atas panggung. Dengan diiringi alunan alat musik Gembrung, Wabup melantunkan syair-syair syiiran khas Jawa seperti Tombo Ati dan Padang Bulan.
Wakil Bupati Madiun mengapresiasi upaya pelestarian seni budaya Islam di kawasan Desa Sewulan yang terus dirawat oleh masyarakat lokal dan warga nahdliyin.
Musik Gembrung merupakan seni musik tradisional bernuansa Islami khas Madiun yang mengombinasikan irama terbang (rebana bernada rendah) dengan lantunan syair puji-pujian, sholawat, serta ajaran moral Keislaman.
Kesenian warisan para ulama ini dahulu difungsikan sebagai media syiar Islam dan pemersatu masyarakat desa, yang hingga kini terus dijaga keberadaannya di wilayah Sewulan dan sekitarnya.(as/BN24)







