BERKAH News24 - Relawan Literasi Masyarakat (Relima) Kabupaten Bojonegoro menggelar Kelas Menulis: Bojonegoro dalam Sepotong Puisi. Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung sebanyak enam kali pertemuan ini diawali di aula Perpustakaan Daerah (Perpusda) Bojonegoro, Senin (7/9/2026).
Relima merupakan program yang diinisiasi oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) untuk menguatkan budaya baca dan kecakapan literasi di Indonesia
Kelas Menulis ini dibuka secara resmi oleh Kepala Perpusda Bojonegoro, Erick Firdaus. Sebanyak 20 peserta dari berbagai latar belakang mengikuti kegiatan tersebut. Sebagai materi pertama adalah tentang Lokalitas Bojonegoro. Sesi ini menghadirkan narasumber Nanang Fahrudin, founder mastumapel.com sekaligus penulis buku Bojonegoro Tempo Doeloe.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bojonegoro Erick Firdaus, dalam sambutannya, mengapresiasi inisiatif Relima. Ia berharap program ini mampu mendongkrak tingkat literasi masyarakat secara nyata. "Literasi bukan hanya membaca, melainkan juga mengaplikasikan dan membedah apa yang dibaca," tegas Erick.
Ia menambahkan, membuat puisi bukan sekadar merangkai kata, melainkan menyampaikan makna, mencerminan kondisi, serta ekspresi seseorang yang membutuhkan penghayatan mendalam.
"Nanti hasil output-nya membuat puisi yang belum pernah ada dan kemudian dibukukan sebagai bentuk apresiasi. Semoga selama enam kali pertemuan bisa memberikan dampak pada para peserta," tandasnya.
Relima Bojonegoro Imron Nasir atau biasa disapa Impong, menyampaikan terima kasih atas kolaborasi yang terbangun sejak 2025 dengan Perpusda dan berbagai pihak. Kegiatan yang bertepatan dengan Bulan Hari Kunjung Perpustakaan ini diikuti oleh peserta dari berbagai latar belakang, mulai dari masyarakat umum, Forum Taman Bacaan Masyarakat (TBM), mahasiswa hingga pelajar.
"Kegiatan ini rencananya selama enam kali pertemuan. Dilaksanakan secara bergilir (touring) di beberapa lokasi. Ke depan dari giat ini harapannya menghasilkan buku antologi puisi bertema lokalitas Bojonegoro yang siap diterbitkan sebagai kado Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro pada Oktober mendatang," tandasnya. [cs/nn]






