BERKAH News24 - Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) terus memperkuat stabilisasi harga kebutuhan pokok dan pengendalian inflasi melalui pelaksanaan Pasar Murah di berbagai daerah.
Kali ini Pasar Murah ke-88
digelar di halaman Waskito Farm, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Jawa
Timur untuk mendekatkan akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok dengan harga
terjangkau.
Gubernur Khofifah mengatakan,
pelaksanaan Pasar Murah merupakan bentuk komplementaritas antara program
Pemprov Jatim dengan program pemerintah kabupaten dan kota dalam menjaga
stabilitas harga serta mengendalikan inflasi.
“Kemarin yang ke-87 ada di
Pantai Cemara, Kabupaten Tuban, hari ke 88 di Kabupaten Malang. Kami berharap
apa yang kami lakukan ini menjadi bagian dari komplementaritas dengan program
yang dilakukan oleh kabupaten dan kota,” kata Khofifah.
Menurutnya, Pasar Murah
diharapkan dapat membantu menjaga stabilitas harga sekaligus memperkuat upaya
pengendalian inflasi di Jawa Timur.
“Kita berharap ada stabilisasi harga, kita berharap ada
penetrasi terhadap inflasi, dan kita berharap mendekatkan penjangkauan kepada
masyarakat konsumen,” ujarnya.
Dalam Pasar Murah ke-88 data
dari Disperindag Jatim tercatat, seluruh stok sejumlah komoditas bahan pokok
terjual habis. Komoditas itu meliputi 1.200 sak beras SPHP, 100 sak beras
premium, 200 kilogram gula, 336 liter Minyak goreng, 200 kilogram telur ayam
ras, serta bawang merah, bawang putih, tepung, cabai rawit merah, cabai merah
besar, dan daging ayam ras.
Total transaksi bahan pokok
mencapai Rp90.678.000, sedangkan transaksi produk UMKM sebesar Rp5.390.250.
Dengan demikian, total transaksi keseluruhan pada Pasar Murah ke-88 di Waskito
Farm mencapai Rp96.068.250.
Melalui Pasar Murah secara
berkelanjutan, Pemprov Jatim berkomitmen menjaga keterjangkauan harga bahan
pokok sekaligus memperkuat sinergi dengan pemerintah kabupaten dan kota dalam
menjaga stabilitas harga dan pengendalian inflasi daerah.






