Ticker

10/recent/ticker-posts

Ad Code

Klik Disini

Penyaluran SPHP Mencapai 100 Persen, Bulog Jatim Intensifkan Pengawasan

BERKAH News24 — Perum BULOG Kantor Wilayah (Kanwil) Jawa Timur mencatatkan prestasi dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan pokok di wilayah Jawa Timur.

Langkah proaktif yang digencarkan sepanjang tahun berjalan membuahkan hasil signifikan, dimana realisasi penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sukses mencapai 100% dari target yang ditetapkan perusahaan per 27 Juli 2026.

SPHP di sebuah toko retail modern

Secara kumulatif, total beras SPHP berkualitas medium yang telah digelontorkan ke tengah masyarakat kini menembus angka 99.004 ton. Keberhasilan penyerapan dan pemenuhan kuota ini ditopang oleh perluasan daya jangkau distribusi yang massif melalui pemanfaatan 4.050 outlet mitra yang tersebar secara merata di 38 kabupaten dan kota se-Jawa Timur.

Kecepatan dan ketepatan penyaluran SPHP Tahun 2026 tidak terlepas dari penerapan pola intervensi pasar yang terintegrasi melalui berbagai jalur distribusi. Mulai pasar tradisional dan Rumah Pangan Kita (RPK), yang menjadi bagian penting dalam penetrasi harga terjangkau di tingkat pedagang eceran.

Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai program intervensi langsung ke masyarakat guna meredam lonjakan harga. Selain itu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan koperasi pemerintah, untuk mengoptimalkan jaringan kelembagaan lokal untuk memastikan keadilan akses pangan hingga pelosok. Serta outlet BUMN/BUMD, ritel modern, dan distributor untuk memperkuat kontinuitas stok pada kanal-kanal belanja formal masyarakat urban maupun sub-urban.

Pimpinan Wilayah Bulog Jatim, Langgeng Wisnu (berkacamata) bersama Pimpinan Cabang Bulog Madiun, Agung Sarianto, saat kegiatan pantauan penyaluran bantuan pangan di Madiun.

Pemimpin Wilayah Perum BULOG Jawa Timur, Langgeng Wisnu Adinugroho, menegaskan bahwa capaian target 100 persen ini merupakan buah dari kolaborasi lintas sektor yang solid dan terorchestasi dengan baik di tingkat daerah.

"Capaian prestasi ini tidak lepas dari dukungan penuh Gubernur Jawa Timur, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Prov Jatim, Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jatim, jajaran Polri, TNI, serta Satgas Pangan Provinsi Jawa Timur yang terus mengawal kelancaran alur distribusi di lapangan," ungkap Langgeng dalam keterangan resminya, Selasa (28/7/2026).

Keberhasilan menuntaskan target penyaluran SPHP lebih awal menjadi fondasi penting bagi pilar ketahanan pangan daerah. Pasokan beras SPHP yang terjamin di pasaran terbukti efektif menjaga daya beli masyarakat sekaligus menahan laju inflasi, khususnya dari kelompok makanan, minuman, dan tembakau (volatile food).

Menghadapi sisa kalender kerja tahun 2026, Perum BULOG Kanwil Jatim berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan. BULOG akan terus memastikan kontinuitas ketersediaan stok beras medium berstandar mutu tinggi, memperkuat pengawasan rantai pasok agar bebas dari praktik spekulasi, serta menjaga kestabilan perekonomian daerah tetap kondusif.(as/BN24)

close
Pasang Iklan Disini