BERKAH News24 — Wakil Bupati Madiun, dr. Purnomo Hadi, mengapresiasi konsistensi PPBI Cabang Madiun yang sukses menggelar festival ini untuk ketiga kalinya.Event seni tanaman hias ini, dinilai memiliki potensi besar untuk diangkat menjadi agenda tahunan berskala nasional guna memicu roda perekonomian kreatif serta pariwisata daerah.
Hal ini disampaikan Wabup Purnomo Hadi, saat membuka Pameran dan Kontes Bonsai Lokal Terbuka Regional Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Cabang Madiun bertajuk "Madiun Nyawiji Bonsai Festival 3 Tahun 2026" di halaman Pendopo Ronggo Djumeno, Caruban, pada Selasa (28/7/2026) malam.
“Festival bonsai tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga media promosi potensi daerah, mulai dari UMKM, budaya, hingga destinasi wisata Kabupaten Madiun,” ujarnya.
Wabup menekankan bahwa indikator keberhasilan festival juga diukur dari besarnya transaksi ekonomi yang berputar.
Karena itu, ia mendorong panitia untuk terus memperkuat promosi dan menghadirkan konsep hiburan menarik. Ia juga mengajak PPBI aktif mengedukasi masyarakat agar generasi muda semakin berminat mendalami seni merawat bonsai.
Ketua Panitia, Yanuar Ristianto, menyampaikan, festival tahun ini diikuti 404 pohon bonsai dari berbagai wilayah di Jawa Timur dan Jawa Tengah.
Rinciannya terdiri atas 254 pohon kelas reguler dan 150 pohon kelas golden small.
“Kegiatan berlangsung selama delapan hari, mulai 25 Juli hingga 1 Agustus 2026, meliputi penjurian, pameran, edukasi pembentukan bonsai, hingga bursa tanaman hias,” terang Yanuar.
Turut hadir dalam acara tersebut Staf Ahli Bupati, Kepala
Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga, Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan,
Kepala DPMPTSP, Forkopimcam Mejayan, serta ratusan pegiat bonsai dari berbagai
daerah.(as/BN24)






