BERKAH News24 - Anggota Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur Cahyo Harjo Prakoso berharap keberadaan Sekolah Rakyat menjadi lokomotif kemajuan bangsa melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pemerataan akses pendidikan bagi masyarakat.
"Sekolah Rakyat merupakan
implementasi upaya pemerintah meningkatkan kualitas pendidikan sebagai salah
satu strategi memutus rantai kemiskinan," katanya usai meninjau kesiapan
Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 2 Surabaya menghadapi Masa Pengenalan
Lingkungan Sekolah (MPLS), di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (31/7/2026)
Menurutnya, program tersebut
juga bertujuan untuk memperkuat pembentukan karakter peserta didik melalui
penanaman nilai kedisiplinan, kemandirian, cinta tanah air, dan semangat
kebangsaan.
Cahyo mengatakan sarana dan
prasarana sekolah secara umum telah siap meski masih terdapat sejumlah
fasilitas yang dalam tahap penyempurnaan.
"Secara kualitas,
infrastruktur dan sarana prasarana memang masih dalam tahapan penyempurnaan,
tetapi sudah sangat membanggakan dan cukup baik," katanya.
Cahyo berharap para siswa
memanfaatkan kesempatan belajar dengan sungguh-sungguh agar kelak mampu menjadi
kebanggaan keluarga, daerah, dan bangsa.
Sementara itu, Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas
Sosial Jawa Timur Muchamad Arif Ardiansyah memastikan fasilitas utama SRT 2
Surabaya siap digunakan.
Asrama dan ruang kelas untuk
jenjang SMP dan SMA telah rampung, sedangkan fasilitas bagi tenaga pendidik
tinggal tahap akhir penyelesaian.
SRT 2 Surabaya menampung 120
siswa SMA, 120 siswa SMP, dan 30 siswa SD. Dinas Sosial Jatim juga mulai
memindahkan 98 siswa kelas rintisan dari Universitas Negeri Surabaya ke lokasi
permanen.
Arif menambahkan peluncuran
resmi MPLS untuk seluruh jenjang pendidikan dijadwalkan berlangsung pekan depan
setelah rangkaian pemeriksaan kesehatan peserta didik selesai dilaksanakan.






