BERKAH News24 – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun melalui Dinas Pertanian dan Perikanan mengambil langkah nyata dalam mendongkrak perbaikan gizi keluarga.
Langkah ini diwujudkan dengan menyalurkan 140 paket ikan gratis dalam kampanye Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) yang digelar di Aula Kecamatan Dolopo, Rabu (16/7/2026).
Program ini difokuskan sebagai upaya strategis pemerintah daerah untuk mempercepat penurunan angka stunting sekaligus mencetak generasi yang sehat dan berkualitas di wilayah Kabupaten Madiun.
Ketua TP PKK sekaligus Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Kabupaten Madiun, Erni Hari Wuryanto, yang hadir dalam acara tersebut menekankan betapa pentingnya peran keluarga, terutama ibu, dalam membiasakan anak-anak mengonsumsi ikan sejak usia dini.
Menurutnya, ikan kaya akan nutrisi penting yang tidak boleh dilewatkan dalam masa pertumbuhan.
"Ikan merupakan sumber protein yang sangat baik untuk tumbuh kembang anak. Mari kita biasakan mengolah ikan menjadi hidangan yang menarik agar anak-anak menyukainya dan tumbuh menjadi generasi yang sehat serta cerdas," ujar Erni Hari Wuryanto di hadapan para peserta.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Madiun, Soedjiono, menjelaskan bahwa kendala geografis Kabupaten Madiun yang tidak memiliki wilayah laut sama sekali bukan hambatan untuk pemenuhan gizi masyarakat.
Kebutuhan protein hewani warga diklaim tetap bisa terpenuhi secara optimal melalui sektor budidaya perikanan air tawar lokal. Kualitas dan kandungan gizi komoditas lokal ini pun dinilai tidak kalah saing dengan ikan laut.
"Ketiadaan wilayah laut di Kabupaten Madiun tidak menjadi hambatan. Kebutuhan protein masyarakat tetap bisa terpenuhi secara optimal melalui budidaya ikan air tawar lokal yang kandungan gizinya setara dengan ikan laut," terang Soedjiono.
Kampanye Gemarikan kali ini dihadiri oleh puluhan ibu hamil, ibu menyusui, serta keluarga penerima manfaat (KPM) dari wilayah setempat.
Melalui edukasi dan pembagian paket stimulan ini, Pemkab Madiun berharap ada perubahan pola konsumsi harian masyarakat demi menyongsong generasi berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.(as/BN24)











