Ticker

10/recent/ticker-posts

Ad Code

Klik Disini

Jelang Hari Jadi ke-458, Bupati Madiun Ajak Jajaran Teladani Semangat Melayani Para Leluhur

BERKAH News24 — Ziarah makam menjelang peringatan Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun menjadi momentum penting untuk menghormati jasa para pendahulu.

Kegiatan ini sekaligus menjadi pengingat bagi jajaran pemerintahan saat ini untuk konsisten menjalankan amanah sebagai pelayan masyarakat.

Hal tersebut ditegaskan oleh Bupati Madiun, Hari Wuryanto, usai melaksanakan ziarah makam leluhur bersama Wakil Bupati, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah (Sekda), Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta para Camat se-Kabupaten Madiun pada Kamis (2/7/2026).

Kegiatan rutin tahunan ini dilaksanakan di empat lokasi bersejarah yang menjadi tempat peristirahatan terakhir para Bupati Madiun terdahulu, yaitu Makam Kuncen (Kota Madiun), Makam Kuncen Caruban, Makam Taman (Kota Madiun), Makam Giripurno (Magetan).

Bupati Hari Wuryanto menyampaikan bahwa ziarah ini merupakan wujud penghormatan tulus kepada para pendahulu yang telah meletakkan fondasi pembangunan di Kabupaten Madiun. Ia mengingatkan bahwa daerah ini tidak lahir begitu saja, melainkan melalui perjuangan panjang para pemimpin terdahulu.

"Ini bentuk hormat kita, karena kita diberi amanah memimpin Kabupaten Madiun. Dulu mereka yang mengawali. Kabupaten Madiun tidak tiba-tiba ada, tetapi ada karena jasa para leluhur," ujar Bupati.

Ia juga menilai bahwa penghormatan kepada para leluhur berfungsi sebagai pengingat agar para pejabat saat ini tidak bersikap sombong. Amanah kekuasaan yang dipegang sekarang merupakan kelanjutan dari tongkat estafet pengabdian pemimpin sebelumnya.

Lebih lanjut, Bupati Hari Wuryanto menegaskan bahwa keteladanan para bupati terdahulu—terutama dalam hal semangat melayani masyarakat—tetap sangat relevan untuk diterapkan hingga kini.

Menurutnya, esensi seorang pemimpin adalah hadir untuk melayani rakyat, bukan untuk dilayani.

"Kalau dulu disebut punggawa masyarakat, itu karena mereka harus melayani masyarakat, bukan mereka dilayani masyarakat," tambahnya.

Meskipun tata kelola pemerintahan saat ini terus bertransformasi mengikuti perkembangan zaman dan era digitalisasi, Bupati menekankan bahwa nilai-nilai kepemimpinan yang baik dan luhur tidak boleh luntur.

Di era modern ini, Hari menyatakan bahwa semangat melayani masyarakat harus diwujudkan secara nyata melalui penyelesaian berbagai persoalan daerah. Salah satu fokus utama yang menjadi pekerjaan rumah Pemkab Madiun saat ini adalah menurunkan angka kemiskinan.

Bupati Madiun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak melupakan sejarah dan terus menghormati jasa para pahlawan serta pendahulu yang telah membentuk identitas Kabupaten Madiun hingga menginjak usia 458 tahun.

"Kita ada karena ada para leluhur. Karena itu, hormatilah mereka," pungkasnya.(as/BN24)

 

close
Pasang Iklan Disini