Ticker

10/recent/ticker-posts

Ad Code

Klik Disini

Dihadiri 12 Ribu Jemaah, Manaqib Kubro di Masjid Quba Caruban Dongkrak Ekonomi UMKM Madiun

BERKAH News24 — Kabupaten Madiun kembali menjadi pusat syiar keagamaan di Jawa Timur dengan digelarnya sarasehan spiritual Manaqib Kubro dan Pengajian Umum di Masjid Quba Caruban, Rabu malam (1/7/2026).

Kegiatan agung yang diinisiasi oleh Jami’ah Ahli Thoriqoh Al-Quadiriyah Wan-Naqsabandiyyah (JATQAN) – PPRU Kencong Koordinator Daerah Madiun ini dibanjiri oleh hampir 12 ribu jemaah dari berbagai penjuru daerah.

Turut hadir dalam majelis ini Bupati Madiun Hari Wuryanto, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, serta para ulama terkemuka.

Bupati Madiun Hari Wuryanto menyampaikan apresiasi mendalam atas terselenggaranya kegiatan ini.

Terlebih, agenda besar ini bertepatan dengan momentum sakral rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Madiun yang ke-458.

Ia berharap lantunan zikir dan doa dari para ulama serta jemaah menjadi tiang spiritual demi keselamatan dan kemakmuran wilayah.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Madiun, kami mengucapkan selamat datang kepada seluruh jemaah. Merupakan sebuah kehormatan Kabupaten Madiun dipercaya menjadi tuan rumah kegiatan yang membawa keberkahan, kedamaian, dan energi spiritual bagi masyarakat. Semoga di usia ke-458 ini Kabupaten Madiun menjadi Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghafur,” ungkap Hari Wuryanto.

Lebih dari sekadar agenda keagamaan, pergelaran massal ini juga membawa dampak ekonomi riil yang signifikan bagi masyarakat lokal.

Bupati Hari Wuryanto mengungkapkan bahwa kehadiran belasan ribu jemaah ini menjadi berkah melimpah bagi para pelaku UMKM dan pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di sekitar area Masjid Quba.

"Pemerintah sudah berupaya dan berikhtiar, mudah-mudahan didukung doa para jemaah sehingga cita-cita mewujudkan Kabupaten Madiun yang bersahaja, bersih, sehat, dan sejahtera bisa segera terwujud," ujar Hari seusai acara.

"Tadi saya juga bertanya kepada para pedagang kaki lima, mereka berharap kegiatan seperti ini terus dilaksanakan karena ekonomi masyarakat ikut bergerak dan UMKM mendapat manfaat,” tambahnya.

Koordinator Daerah JATQAN Madiun, Nur Shoderi, menjelaskan bahwa susunan acara berlangsung padat dan khidmat sejak sore hari.

Rangkaian ritual ibadah dimulai pukul 15.00 WIB, diawali dengan prosesi kirim arwah dan tahlil, zikir fida’, salat berjamaah, mujahadah, pembacaan manaqib, pembaiatan, hingga puncaknya ialah pengajian umum.

Lantaran tingginya antusiasme masyarakat, fasilitas utama dalam bangunan Masjid Quba terpantau penuh total hingga sebagian jemaah menempati area luar.

“Insyaallah jumlah jemaah hampir 12 ribu orang, sehingga meluber sampai ke kawasan alun-alun. Ke depan kami tetap ingin menyelenggarakan Manaqib Kubro di Masjid Quba dengan memaksimalkan fasilitas agar seluruh jemaah dapat tertampung,” papar Nur Shoderi.

Pihak penyelenggara turut menyampaikan rasa terima kasih atas respons cepat dan dukungan penuh dari lintas instansi di lingkungan Pemkab Madiun dalam menjaga kelancaran keamanan, kebersihan, dan logistik acara.

“Alhamdulillah, fasilitas dari pemerintah sangat mendukung, mulai Dinas PU, Satpol PP, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, kepolisian, hingga Bagian Kesra. Tanpa dukungan itu mungkin kami akan kesulitan. Harapan kami ke depan sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Madiun terus terjalin sehingga pelaksanaan Manaqib Kubro semakin baik dalam menyambut para tamu dan jemaah,” tutup Nur Shoderi.(as/BN24)

 

close
Pasang Iklan Disini