Ticker

10/recent/ticker-posts

Ad Code

Klik Disini

Dekatkan Layanan Kesehatan, Bupati Madiun Resmikan Inovasi "BREM" Puskesmas Jetis di Banjarsari Kulon

BERKAH News24 – UPT Puskesmas Jetis, Kecamatan Dagangan, kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui inovasi jemput bola bernama Program BREM (Blusukan Terpadu Empat Prioritas Masalah). 

Kegiatan yang dipusatkan di Dusun Ngesrep, Desa Banjarsari Kulon, ini diresmikan langsung oleh Bupati Madiun, Hari Wuryanto, pada Senin (29/6/2026).

Program BREM hadir sebagai solusi agar warga desa bisa mendapatkan akses kesehatan berkualitas secara cuma-cuma tanpa harus menempuh jarak jauh ke fasilitas kesehatan pusat.

Kepala UPT Puskesmas Jetis, Isa Anshori, menjelaskan bahwa inovasi ini berfokus pada deteksi dini dan penanganan empat masalah kesehatan utama yakni Pencegahan Stunting; Skrining Tuberkulosis (TBC); Deteksi Dini Kanker Serviks (Metode IVA); Aksi Donor Darah.

“Puskesmas Jetis memiliki beberapa inovasi, salah satunya BREM ini. Tujuannya adalah mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Program ini sebenarnya sudah berjalan kurang lebih empat tahun, Pak Bupati,” terang Isa Anshori.

Isa juga menambahkan bahwa kesuksesan program ini merupakan buah dari sinergi lintas sektor, termasuk kolaborasi dengan RS Dungus yang menghadirkan dokter spesialis anak, serta dukungan penuh dari jajaran Forkopimcam (Camat, Koramil, Kapolsek) dan pemerintah desa setempat.


Bupati Madiun, Hari Wuryanto, memberikan apresiasi yang tinggi kepada Kepala Puskesmas Jetis beserta seluruh jajaran yang terlibat. Ia menegaskan bahwa aksi blusukan kesehatan ini sangat sejalan dengan program Astacita Presiden Prabowo Subianto, khususnya terkait Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG).

“Melalui program ini, kita bisa mengetahui kondisi kesehatan seluruh masyarakat secara nyata, khususnya di Desa Banjarsari Kulon,” ujar Hari Wuryanto.

Dalam arahannya, Bupati juga memberikan perhatian khusus pada penanganan penyakit menular seperti TBC dan mengajak masyarakat untuk tidak ragu memeriksakan diri.

“Monggo, masyarakat Dusun Ngesrep khususnya, manfaatkan ini untuk menjalani pengobatan TBC. TBC itu memang menular, tetapi kalau sudah diobati, Insya Allah bisa sembuh total dan tidak menular lagi,” imbau Bupati.

Senada dengan Bupati, Kepala Desa Banjarsari Kulon, Bambang Hermawan, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kehadiran Bupati beserta jajaran dinas terkait di desanya. Ia meminta warganya memanfaatkan momentum ini dengan sebaik-baiknya.

“Semoga masyarakat kami, khususnya Banjarsari Kulon, bisa tambah sehat, begitu juga dengan anak-anak kita. Alhamdulillah, semua pelayanan dalam program BREM ini diberikan secara gratis tanpa dipungut biaya sepeser pun,” tutur Bambang.(as/BN24)

close
Pasang Iklan Disini