BERKAH News24 – Pengurus Akselerasi Produsen Makanan dan Minuman Jawa Timur (APMMJ) Kabupaten Madiun, masa bakti 2026 - 2031, secara resmi dikukuhkan di Pendopo Muda Graha Kabupaten Madiun, Rabu (17/6/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Bupati menekankan pentingnya peran asosiasi strategis dalam memajukan sektor UMKM di Kabupaten Madiun agar lebih berdaya saing.
Bupati Madiun berharap, dengan dikukuhkannya pengurus baru, UMKM di Kabupaten Madiun dapat segera “naik kelas”. Ia mendorong para pelaku UMKM untuk tidak hanya mengemas produk, tetapi juga mengelola proses dari hulu ke hilir, mulai dari produksi hingga distribusi.
“Harapannya dengan APPMJ ini UMKM kita itu akan naik kelas. Mulai dari hulu sampai hilir akan diselesaikan oleh teman-teman UMKM,” ujar Bupati Madiun saat diwawancarai usai acara.
Menghadapi tantangan era digital, Bupati menegaskan bahwa digitalisasi pemasaran merupakan suatu keharusan bagi UMKM. Ia mendorong para pengusaha untuk memanfaatkan berbagai platform digital seperti TikTok, Instagram, WhatsApp, dan website agar produk lokal Madiun dapat menembus pasar yang lebih luas, bahkan hingga ke pasar internasional.
Pemerintah Kabupaten Madiun pun berkomitmen penuh mendukung kemajuan UMKM dengan menyediakan fasilitas perizinan, mulai dari NIB, sertifikasi halal, hingga BPOM melalui Mall Pelayanan Publik dan dinas terkait.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Bupati Madiun mengajak seluruh pihak, termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Madiun, untuk selalu mengutamakan dan menggunakan produk-produk UMKM lokal dalam setiap kegiatan.
“Kita harus utamakan produk-produk dari Kabupaten Madiun. Supaya anggaran selalu terus berputar di Kabupaten Madiun,” tegasnya.
Kegiatan pengukuhan ini juga dirangkaikan dengan pelatihan bagi para pelaku UMKM. Bupati berharap ilmu yang diperoleh dari nara dapat diterapkan untuk meningkatkan kreativitas, termasuk dalam menciptakan produk inovasi yang berkualitas dan berdaya saing tinggi demi kesejahteraan masyarakat Madiun.(as/BN24)













