Ticker

10/recent/ticker-posts

Ad Code

Klik Disini

4.161 Pelajar SMP Ponorogo Jalani Wisuda Program Tahfidz Qur’an

BERKAH News24 - Sebanyak 4.161 pelajar SMP negeri dan swasta menjalani wisuda program Tahfidz Qur’an di Pendopo Agung Ponorogo, lima di antaranya mampu menghafal 30 juz Al-Qur’an.

Kepala Dinas Pendidikan, Nurhadi Hanuri menjelaskan bahwa ribuan wisudawan dan wisudawati Asesmen dan Pengukuhan Capaian Pembelajaran Tahfidzul Qur’an Tahun 2026 tersebut berasal dari 77 satuan pendidikan. Yakni, 53 SMP negeri dan 24 SMP swasta di Kabupaten Ponorogo. 

“Ini bagian dari uji publik sekaligus memberikan apresiasi kepada para pelajar yang telah menunjukkan capaian hafalan Al-Qur’an,” kata Nurhadi.

Menurut dia, capaian pembelajaran program Tahfidz Qur’an meningkat dari tahun ke tahun. Bersamaan itu, jumlah wisudawan dan wisudawati juga terus bertambah. Dan ini merupakan hasil luar biasa pembinaan pendidikan karakter keagamaan di jenjang SMP.

Nurhadi menyebut Program Tahfidz Qur’an memiliki andil besar dalam membentuk akhlakul karimah kalangan pelajar. 

Mereka tidak sebatas unggul dalam bidang akademik dan nonakademik. Pembiasaan menghafal Al-Qur’an menjadi salah satu upaya penting dalam membentuk karakter peserta didik.

Nurhadi mengapresiasi peran orang tua, pelajar, dan pengelola sekolah yang mendukung implementasi Peraturan Bupati Ponorogo Nomor 37 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Berbasis Keagamaan pada Pendidikan Dasar tersebut. 

“Keberhasilan menumbuhkan semangat menghafal Al-Qur’an kepada anak-anak usia sekolah di tingkat pendidikan dasar merupakan sesuatu yang sangat berharga di tengah tantangan era globalisasi sekarang ini,” ungkapnya.

Dia meminta para orang tua terus mendampingi putra-putrinya agar menjaga hafalan melalui murajaah dan berupaya meningkatkan capaian hafalan. 

"Jika program tahfidz berkelanjutan, maka akan terus lahir generasi Qur’ani dari Ponorogo. Generasi yang berakhlak mulia, kuat iman, dan kuat takwa. Pembinaan keagamaan seperti ini juga menjadi salah satu ikhtiar bersama dalam menekan kekhawatiran terhadap kenakalan remaja,” ujarnya. (yan/hjr)


 

close
Pasang Iklan Disini