Ticker

10/recent/ticker-posts

Ad Code

Klik Disini

Respons Cepat Pascabencana, Pemkab Sumenep Asesmen Ratusan Rumah Warga

BERKAH News24 - Pemerintah Kabupaten Sumenep bergerak cepat merespons dampak bencana alam yang melanda sejumlah wilayah dengan melakukan asesmen menyeluruh terhadap ratusan rumah warga yang mengalami kerusakan. 

Langkah ini menjadi fondasi penting dalam memastikan penanganan dan pemulihan pascabencana berjalan tepat sasaran dan berkeadilan.

Asesmen dilakukan oleh Tim Penanggulangan Bencana Kabupaten Sumenep dengan mengacu pada standar operasional prosedur (SOP) penilaian kerusakan bangunan, mulai dari kategori rusak ringan, rusak sedang, hingga rusak berat. 

Proses ini menjadi dasar utama dalam penetapan bantuan dan perencanaan rehabilitasi ke depan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep, Achmad Laili Maulidy, menjelaskan bahwa pendataan dilakukan secara kolaboratif dan langsung di lapangan guna menjamin akurasi data.

“Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Dinas Permukimhub, Dinas PUPR, Polres, Kodim, serta aparat kecamatan dan desa turun langsung untuk mendata kondisi rumah warga terdampak,” ujar Achmad Laili Maulidy, Rabu (4/2/2026).

Menurutnya, validitas data menjadi kunci agar setiap kebijakan dan bantuan yang diberikan pemerintah benar-benar sesuai dengan tingkat kerusakan dan kebutuhan masyarakat terdampak.

“Asesmen ini kami lakukan secara cermat agar data yang dihasilkan akurat, dapat dipertanggungjawabkan, dan menjadi dasar penetapan status kerusakan rumah warga,” tegasnya.

Berdasarkan data sementara, dampak kerusakan akibat terjangan angin kencang tercatat di beberapa kecamatan. 

Kecamatan Pragaan menjadi wilayah dengan jumlah terdampak terbanyak, yakni 178 rumah. Sementara itu, di Kecamatan Bluto terdapat dua rumah rusak berat, dan di Kecamatan Guluk-Guluk tercatat delapan rumah mengalami kerusakan.

Pemerintah Kabupaten Sumenep menegaskan komitmennya untuk mempercepat proses verifikasi dan validasi data agar penanganan pascabencana dapat segera direalisasikan secara efektif dan terkoordinasi.

“Dengan data yang valid, proses pemulihan bisa berjalan lebih terencana sehingga masyarakat terdampak dapat kembali menjalani aktivitas secara normal,” imbuhnya.

Di sisi lain, Achmad Laili Maulidy juga mengajak masyarakat untuk terus memperkuat semangat gotong royong serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi.

“Kami mengimbau masyarakat tetap waspada dan segera melapor kepada aparat setempat apabila terjadi bencana atau kondisi darurat lainnya, mengingat cuaca masih belum stabil,” pungkasnya.

close
Pasang Iklan Disini