BERKAH News24 - Jumlah kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Madiun, mengalami peningkatan dalam satu bulan terakhir.
Dari 39 kasus pada bulan November 2025, kemudian turun menjadi 3 kasus pada Desember 2025, lalu pada Januari 2026 jumlahnya kembali meningkat menjadi 19 kasus.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Madiun, Agung Dodik Pujianto menyebutkan, kondisi ini juga dipengaruhi faktor cuaca yang memicu perkembangbiakan nyamuk.
"Pada Januari, hujan turun tidak menentu. Kondisi ini sangat mendukung perkembangbiakan nyamuk penyebab DBD," katanya.
Dikatakan, penderita DBD pada bulan Januari kemarin, rata rata usia 15–44 tahun. Kasus terbanyak berada di wilayah kerja Puskesmas Wungu dan Puskesmas Kare.
"PSN terus kami dorong untuk membasmi jentik nyamuk. Selain itu, fogging juga dilakukan untuk membunuh nyamuk dewasa," lanjutnya.
Untuk menekan jumlah kasus DBD di wilayah Kabupaten Madiun, masyarakat dihimbau untuk giat dalam melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), dengan melakukan 3M (menguras, mengubur, menutup).
Selain itu menjaga kebersihan lingkungan agar tidak menjadi sarang nyamuk.(as/BN24)












