BERKAH News24 – Rombongan kontingen Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (Porsadin) Kabupaten Madiun melakukan audiensi dan pamitan dengan Bupati Madiun Hari Wuryanto, di Pendopo Ronggo Jumeno pada Jumat (18/9/2026). Pertemuan ini dimanfaatkan oleh pengurus Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) beserta perwakilan kafilah untuk memohon doa restu secara langsung sebelum bertolak mengikuti ajang Porsadin VII tingkat Jawa Timur.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Madiun menyambut hangat kedatangan para santri dan memberikan suntikan semangat. Bupati menegaskan bahwa keikutsertaan ini bukan sekadar kompetisi, melainkan ajang silaturahmi sekaligus bentuk perhatian nyata pemerintah terhadap keberadaan para santri. Beliau pun berpesan agar para peserta tampil dengan penuh rasa percaya diri.
"Yang paling penting anak-anak bisa tampil maksimal. Soal hasil, menang atau kalah itu urusan Yang Maha Kuasa, tetapi semangat berjuang harus tetap dijaga," ujar Bupati saat memberikan pengarahan kepada rombongan.
Ketua Porsadin Kabupaten Madiun, Muhammad Mahbubi, menjelaskan bahwa agenda audiensi ini sangat penting untuk memberikan kesiapan mental dan moral bagi para atlet. Adapun total rombongan yang dialokasikan berangkat sebanyak 28 orang, terdiri atas 11 atlet, 11 pendamping, serta 6 pengurus DPC FKDT.
"Kami hadir memohon doa restu dari Pak Bupati. Harapannya, dukungan ini memberikan suntikan semangat secara batin bagi anak-anak, sehingga mereka merasa bangga dan siap tampil prima di tingkat Jawa Timur," ungkap Mahbubi.
Para atlet yang dikirim merupakan hasil seleksi ketat dari 190 Madrasah Diniyah yang tersebar di berbagai kecamatan, mulai dari Bonsari, Geger, hingga Balerejo. Mereka siap bersaing di 11 cabang perlombaan. Kontingen Kabupaten Madiun menargetkan capaian maksimal pada tiga sektor andalan utama untuk meraih medali emas, yakni cabang Lari (Atletik), Tahfizh Al-Qur'an, dan Tilawatil Qur'an (MTQ).
Rombongan dijadwalkan bertolak ke lokasi pertandingan
pada Jumat (25/9/2026) mendatangkan dari Kantor Kemenag Kabupaten Madiun,
setelah terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan oleh Dinas Kesehatan.
Pemkab Madiun turut memberikan dukungan penuh berupa fasilitasi transportasi
hingga jaminan kesehatan sebagai modal berharga kontingen dalam mengukir
prestasi terbaik.(as/BN24)

.jpeg)
.jpeg)




