BERKAH News24 — Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar kegiatan Bhakti Harmoni Madiun Bersahaja (Bahana Bersahaja) di Desa Bener, Kecamatan Saradan, Selasa malam (15/9/2026).
Acara yang dihadiri langsung oleh Bupati Madiun Hari Wuryanto dan Wakil Bupati Madiun Purnomo Hadi tersebut menghadirkan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran pimpinan DPRD, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), instansi vertikal, hingga jajaran BUMD.
Dalam sambutannya, Bupati Madiun Hari Wuryanto menegaskan bahwa kegiatan sarasehan dan Bahana Bersahaja bertujuan mendekatkan berbagai macam pelayanan pemerintah daerah langsung ke tengah masyarakat Desa Bender.
Beberapa komitmen dan program utama yang disampaikan dalam kesempatan tersebut antara lain Pemkab Madiun mengalokasikan anggaran sebesar Rp3,5 miliar untuk jalan poros yang menghubungkan Desa Bajulan, Desa Bener, hingga Desa Duren. Penanganan jalan akan menggunakan konstruksi betonisasi (rigid pavement) agar lebih awet. Pengerjaan tahap awal ditargetkan sepanjang 800 meter pada tahun ini dan ditargetkan rampung secara menyeluruh hingga 2027.
Dalam integrasi 33 layanan public, masyarakat dapat mengakses berbagai layanan secara gratis pada hari berikutnya, meliputi pengurusan dokumen kependudukan (KTP dan KK), perpanjangan SIM bekerja sama dengan Polres Madiun, perizinan usaha, hingga pembinaan UMKM berbasis pemasaran digital.
Dinas Tenaga Kerja menyelenggarakan bursa kerja mini (job fair) bagi pencari kerja. Selain itu, lembaga keuangan seperti Bank Jatim dan BPR Bank Daerah turut hadir memberikan fasilitas modal bagi pelaku usaha lokal.
Sementara itu, Wakil Bupati Madiun Purnomo Hadi menyampaikan bahwa dalam program Bahana Bersahaja—yang digelar 11 kali dalam setahun di berbagai kecamatan—sektor pelayanan kesehatan menjadi salah satu fokus utama.
Layanan kesehatan yang disiagakan meliputi pemeriksaan dokter spesialis secara gratis, penanganan gangguan tumbuh kembang anak (stunting), penyedia mobil rontgen untuk deteksi dini TBC, hingga skrining penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes militus.
Melalui program Bahana Bersahaja ini, Pemkab Madiun
berharap dapat mewujudkan visi Madiun "Bersahaja" (Bersih, Sehat, dan
Sejahtera) melalui peningkatan tata kelola pemerintahan yang bersih, kondisi
jasmani-rohani masyarakat yang sehat, serta kesejahteraan ekonomi warga.(as/BN24)






