BERKAH News24 - Pemkab Bojonegoro terus berusaha menambah Ruang Terbuka Hijau (RTH) di kawasan kota. Langkah ini selain mempercantik wajah kota juga menyediakan ruang publik yang nyaman dan inklusif bagi masyarakat.
Dalam upaya merealisasikan rencana itu, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono bersama Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah dan jajarannya mengkaji paparan draft desain dua Ruang Terbuka Hijau baru, Senin (31/8/2026).
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bojonegoro Luluk Alifah menjelaskan, dua RTH baru di wilayah perkotaan yang sedang dikaji yaitu Taman Halte, terletak di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Karangpacar dan Taman Migas tepatnya direncanakan di Jalan HOS Cokroaminoto, Madean, Jetak.
"Untuk Taman Migas memiliki luas 1.031 m² dan mengusung konsep RTH penunjang menuju arah bundaran air mancur Jetak," jelasnya Selasa (1/9/2026).
Dengan Fasilitas yang disiapkan antara lain area komunal, sarana olahraga outdoor, area duduk, toilet umum, serta lahan parkir kendaraan roda dua dan roda empat. Sedangkan untuk Taman Halte di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Karangpacar memiliki luas 851 m² yang dirancang khusus dengan fasilitas playground ramah anak.
Pembangunan RTH ini diharapkan mampu mempercantik tata kota sekaligus menambah kawasan hijau aktif di wilayah Bojonegoro. Ke depan, RTH secara berkelanjutan diharapkan mampu menciptakan keseimbangan ekosistem perkotaan serta meningkatkan kualitas hidup dan kebahagiaan masyarakat Bojonegoro. Serta dapat menjadi ruang rekreasi yang murah, aman dan nyaman.
Selain membangun RTH di kawasan kota, Pemkab Bojonegoro juga telah membuat lima taman perbatasan. Titik lokasi taman berada di daerah perbatasan langsung dengan kabupaten tetangga. Adapun 5 Taman Perbatasan Bojonegoro tersebut adalah Taman Perbatasan Gondang-Nganjuk, Taman Perbatasan Margomulyo-Ngawi, Taman Perbatasan Kedungadem-Lamongan, Taman Perbatasan Padangan-Cepu, Taman Perbatasan Baureno-Babat.[cs/nn]






