BERKAH News24 — Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pendopo Ronggo Djumeno, Caruban, pada Rabu (26/8/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum spiritual penting bagi
jajaran pimpinan daerah dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab
Madiun untuk memperkuat integritas, keikhlasan, serta meneladani akhlak
Rasulullah SAW dalam menjalankan roda pemerintahan.
Peringatan Maulid Nabi ini dihadiri secara lengkap oleh
jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Madiun,
melingkupi perwakilan Lanud Iswahjudi, Kejaksaan Negeri, Kepolisian, serta
Kodim 0803/Madiun. Turut hadir Ketua DPRD Kabupaten Madiun Fery Sudarsono, Wakil
Bupati Madiun beserta Ibu, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Madiun beserta
jajaran pengurus, serta Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Madiun beserta
istri.
Kehadiran para ulama, kiai, dan tokoh lintas agama turut
menambah kekhidmatan suasana. Di antaranya hadir Pengasuh Pondok Pesantren Kiai
Mustaqim Basari, Kiai Mizan Basari, perwakilan Kementerian Agama (Kemenag),
Kementerian Haji dan Umrah, pengurus PCNU Kabupaten Madiun (jajaran Syuriyah
dan Tanfidziyah), Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), serta Pimpinan Daerah
Muhammadiyah Kabupaten Madiun.
Bupati Madiun Hari Wuryanto, menekankan pentingnya
menjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai figur teladan utama (uswatun hasanah) bagi
segenap pimpinan instansi dan ASN.
Mengingat jumlah ASN Kabupaten Madiun yang mencapai 7.700
orang, peserta yang hadir terdiri dari para pimpinan daerah, Kepala OPD, Staf
Ahli, Asisten, hingga para Camat se-Kabupaten Madiun, dengan harapan nilai-nilai
keteladanan tersebut disebarluaskan kepada seluruh jajaran di unit kerja
masing-masing.
"Mugi-mugi kegiatan memperingati Maulid Nabi ini
betul-betul kita semua bisa meneladani apa yang dilakukan oleh Kanjeng Nabi.
Apapun ya, kalau kita berjalan ya kita selalu ingat Kanjeng Nabi, kita membuat
keputusan apapun kita selalu ingat kepada Kanjeng Nabi... Setiap
kebijaksanaannya selalu ingat beliaunya, dan setiap langkahnya selalu ingat
kepada beliaunya. Ini mudah-mudahan akan membawa kebaikan dan keberkahan bagi
kita semua," tegas Bupati Hari Wuryanto.
Bupati berharap, jika setiap pengambilan keputusan dan
pelaksanaan kebijakan senantiasa melandaskan diri pada sifat-sifat mulia
Rasulullah, maka Kabupaten Madiun akan selalu dilindungi dari segala mara
bahaya (bala) serta mampu terwujud sebagai daerah yang baldatun thoyyibatun
warobbun ghofur.
Selain penekanan pada keteladanan akhlak, Bupati juga
mengajak seluruh jajaran ASN dan pejabat Eselon III untuk menjalankan tugas
pelayanan publik dengan penuh keikhlasan dan tanpa mengeluh. Keikhlasan dalam
bekerja serta pengabdian masyarakat dinilai sebagai kunci hadirnya keridaan dan
keberkahan dari Allah SWT yang manfaatnya akan dirasakan langsung oleh seluruh
warga masyarakat Kabupaten Madiun.
Melalui keberkahan peringatan Maulid Nabi ini, Pemkab
Madiun menegaskan komitmennya untuk terus mewujudkan visi daerah yang Bersahaja,
yaitu Kabupaten Madiun yang Bersih, Sehat, dan Sejahtera.
Rangkaian acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW diisi
dengan mauidhoh hasanah dan ceramah agama yang disampaikan oleh Romo Kiai Haji
Luqman Safi’i dari Blitar,. Dalam ceramahnya, beliau memberikan pembekalan
spiritual agar segenap elemen pimpinan daerah senantiasa konsisten meneladani
sunnah-sunnah Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam
kepemimpinan.(as/BN24)









