BERKAH News24 – Kemeriahan mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-40 Persatuan Purnawirawan Angkatan Laut (PPAL) dan Persatuan Istri Purnawirawan Angkatan Laut (PIPAL) yang digelar di Kediaman Laksamana TNI (Purn.) Yudo Margono, Desa Garon, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, Sabtu (28/8/2026) malam.
Acara tersebut dimeriahkan dengan pagelaran wayang kulit yang dibawakan oleh dalang kenamaan, Ki Sigit Ariyanto.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Madiun Hari Wuryanto menyampaikan sambutan hangat dan apresiasi atas digelarnya acara budaya tersebut. Kehadiran para tokoh penting nasional, pengurus pusat PPAL, Pangkoarmada II Laksamana Muda TNI I Putu Alit Jaya, Danrem 081/DSJ, hingga jajaran Forkopimda turut menyemarakkan suasana.
Bupati Madiun mengucapkan selamat ulang tahun ke-40 untuk PPAL dan mendoakan agar seluruh keluarga besar purnawirawan TNI AL selalu diberikan kesehatan, semangat, dan kebahagiaan. Ia juga menyampaikan rasa terima kasih khusus kepada Laksamana TNI (Purn.) Yudo Margono dan keluarga yang terus memberikan perhatian serta kontribusi nyata bagi kemajuan Kabupaten Madiun.
"Matur suwun sangat dhumateng Pak Yudo Margono dan keluarga, luar biasa. Niki berkahipun panjenenganipun, insyaallah Kabupaten Madiun selalu diperhatikan oleh pemerintah pusat," ujar Bupati Hari Wuryanto di hadapan para tamu undangan dan ribuan warga yang memadati lokasi acara.
Lebih lanjut, Bupati memaparkan sejumlah capaian dan program strategis nasional (PSN) yang tengah berjalan di Kabupaten Madiun. Di antaranya adalah pembentukan Koperasi Desa Merah Putih yang sudah terealisasi di 102 desa dan ditargetkan rampung 100 persen tahun ini, operasional 56 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk program makan bergizi gratis, serta penguatan ketahanan pangan yang menempatkan Kabupaten Madiun sebagai daerah unggulan nomor 7 penyedia beras di Jawa Timur.
Di sisi lain, Bupati Hari Wuryanto menyoroti tingginya antusiasme masyarakat Kabupaten Madiun terhadap pagelaran ringgit purwa (wayang kulit). Banyaknya warga yang hadir hingga kantong parkir mengular hingga kawasan dekat pintu tol menjadi bukti nyata kecintaan masyarakat terhadap seni tradisi.
"Masyarakat Kabupaten Madiun ingin menjaga budaya ringgit purwa ini terus lestari. Kalau bukan kita, siapa lagi," tegasnya.
Bupati juga menyampaikan terima kasih kepada Ki Sigit
Ariyanto yang kembali hadir menghibur warga Madiun melalui pertunjukan yang tak
hanya menjadi tontonan, tetapi juga tuntunan menuju masyarakat yang baldatun
thoyyibatun warobbun ghofur, Kabupaten Madiun semakin BERSAJA (Bersih, Sehat,
dan Sejahtera).(as/BN24)







