Ticker

10/recent/ticker-posts

Ad Code

Klik Disini

Madiun Menari 2026, Adiva : Ini Keterlibatan Generasi Muda Merawat Warisan Seni Tradisi Daerah

 BERKAH News24 – Gelaran megah Madiun Menari 2026 yang berlangsung di sepanjang kawasan Pahlawan Street Center (PSC), Sabtu (29/8/2026), menjadi panggung unjuk bakat bagi ribuan penari dari berbagai kalangan. Di tengah riuhnya gelombang peserta yang memadati jalan protokol tersebut, sosok Adiva Surgawi Herdianto tampil mencuri perhatian lewat keanggunan gerak tarinya. 

Gadis muda yang akrab disapa Adiva ini merupakan siswa SMP Negeri 1 Kota Madiun. Berusia 13 tahun, remaja kelahiran Madiun ini membawa pesan mendalam mengenai keterlibatan generasi muda dalam merawat warisan seni tradisi daerah.

Sebagai generasi muda, Adiva juga senang dengan tari modern (dance). Namun dengan belajar seni tari tradisional, merupakan wujud kecintaan terhadap identitas bangsa.

"Motivasi saya mengikuti kegiatan menari ini karena ingin mengenal dan mencintai budaya Indonesia melalui cara yang menyenangkan. Memang banyak anak muda sekarang lebih tertarik pada dance atau tari modern, dan menurut saya itu tidak salah. Namun, saya ingin menunjukkan bahwa tari tradisional bisa tetap menarik dan keren bagi generasi muda," ujar remaja yang memiliki hobi di bidang fashion tersebut.

Bagi Adiva, seni tari bukan sekadar olah gerak tubuh mengikuti tempo musik. Setiap lekukan dan gestur di dalamnya menyimpan pesan emosional serta nilai sejarah yang kuat.

"Menari mengajarkan saya bahwa setiap gerakan memiliki cerita dan makna. Kita tidak hanya bergerak mengikuti musik, tetapi juga menyampaikan pesan kepada orang yang melihat," tuturnya.

Terkait proses kreatif dan tingkat kesulitan, Adiva mengungkapkan bahwa kerumitan menari sangat bergantung pada jenis serta karakter tarian yang dibawakan. Ada tarian dengan gerakan sederhana, namun tidak sedikit pula yang menuntut teknik tinggi, keseimbangan, kelenturan, ekspresi, hingga tingkat hafalan yang matang. Waktu untuk menghafal gerakan pun sangat bergantung pada tingkat kesulitan tarian tersebut. Bagi Adiva, kunci utama menaklukkan tantangan itu bukanlah sulit atau mudahnya gerakan, melainkan kemauan kuat untuk terus berlatih.

Ke depan, siswi yang bercita-cita menjadi pengusaha di bidang fashion business ini berkomitmen untuk terus mengeksplorasi potensi dirinya. Adiva tidak hanya ingin mahir menari secara fisik, tetapi juga bertekad memahami secara mendalam makna, sejarah, aransemen musik, kostum, hingga nilai-nilai budaya yang terkandung di dalam tiap tarian.

"Target saya bisa menjadi generasi muda yang ikut menjaga dan memperkenalkan budaya Indonesia. Saya ingin terus meningkatkan kemampuan menari, berani tampil di berbagai kesempatan, dan suatu saat dapat menginspirasi generasi muda. Bagi saya, menjadi anak muda yang modern bukan berarti harus meninggalkan budaya. Kita bisa mengikuti perkembangan zaman, tetapi tetap bangga dengan budaya Indonesia," pungkasnya.(as/BN24)

close
Pasang Iklan Disini