Ticker

10/recent/ticker-posts

Ad Code

Klik Disini

Semarakkan HUT PPAL ke-40 dan PIPAL ke-11, Laksamana TNI (Purn.) Yudo Margono Gelar Pagelaran Wayang Kulit di Madiun

BERKAH News24 — Ribuan warga padati kediaman Laksamana TNI (Purn.) Yudo Margono di Desa Garon, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, pada Sabtu (28/8/2026) malam. Kehadiran masyarakat tersebut bertujuan untuk menyaksikan secara langsung pagelaran wayang kulit yang digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-40 Persatuan Purnawirawan Angkatan Laut (PPAL) dan HUT ke-11 Persatuan Istri Purnawirawan Angkatan Laut (PIPAL).

Acara peringatan yang dikemas melalui pasugatan seni tradisional ini menghadirkan dhalang ternama, Ki Sigit Ariyanto, yang membawakan lakon langka Membangun Taman Maerokoco.

Laksamana TNI (Purn.) Yudo Margono menyampaikan bahwa kegiatan seni ini sengaja diselenggarakan di tanah kelahirannya sebagai bentuk rasa syukur sekaligus sarana hiburan rakyat. Peringatan puncak HUT PPAL (17 Agustus) dan PIPAL (26 Agustus) ini melengkapi rangkaian syukuran nasional yang sebelumnya telah dilaksanakan di Jakarta pada 22 Agustus lalu.

"Sengaja saya mengadakan pagelaran wayang kulit di Desa Garon ini untuk mangayubagyo HUT PPAL ke-40 dan PIPAL ke-11. Harapannya, masyarakat Desa Garon pada khususnya dan Madiun pada umumnya dapat menikmati serta ikut berbahagia bersama kami," ujar mantan Panglima TNI tersebut.

Di hadapan para tamu undangan dan warga yang memadati halaman rumahnya, Yudo menegaskan pentingnya peran seluruh elemen masyarakat dalam menjaga budaya adiluhung bangsa agar tidak tergerus oleh budaya asing. Ia menyoroti bagaimana kesenian wayang kini semakin diminati di luar negeri.

"Jangan sampai 10 atau 15 tahun ke depan generasi penerus kita justru harus pergi ke Amerika atau Eropa hanya untuk menonton wayang. Ini adalah tugas kita bersama untuk melestarikan budaya kebanggaan yang telah diakui oleh UNESCO," tegasnya mengimbau generasi muda yang hadir.

Tak hanya sekadar memprakarsai pagelaran, Yudo Margono juga mengungkapkan komitmen pribadinya dalam melestarikan seni pertunjukan. Ia membeberkan bahwa dirinya dijadwalkan kembali tampil memerankan karakter Bima dalam pementasan wayang orang bertajuk Kunti Perempuanning Takdir di Gedung Kesenian Jakarta (GKJ) pada peringatan Hari Wayang Nasional, 8 November mendatang.

Acara yang berlangsung meriah hingga akhir pementasan (purnaning carios) ini dihadiri oleh jajaran jenderal dan pimpinan jajaran Pangkotama TNI AL wilayah Surabaya—seperti Pangkoarmada II, Dankodiklatal, Dankodikal V, Danpasmar, Gubernur AAL, dan Puspenerbal. Turut hadir pula Bupati Madiun Ahmad Dawami beserta unsur Forkopimda Kabupaten/Kota Madiun, Danrem 081/DSJ, perwakilan alumni AKABRI 1988 lintas matra dan Polri, para purnawirawan PPAL-PIPAL dari berbagai daerah, hingga rekan sekolah masa kecil Yudo Margono.(as/BN24)

 

close
Pasang Iklan Disini