Ticker

10/recent/ticker-posts

Ad Code

Klik Disini

Pasar Murah ke-81 di Pasuruan, Disperindag Jatim Perkuat Stabilisasi Harga dan Daya Beli

BERKAH News24 - Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) terus menggelar pelaksanaan pasar murah sebagai upaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok sekaligus memperkuat daya beli masyarakat.

Hingga saat ini pasar murah telah memasuki pelaksanaan ke-81 yang diselenggarakan di halaman kantor Desa Bulukandang Kecamatan Prigen, kabupaten Pasuruan, Minggu (5/7/2026).

Pasar murah kali ini dihadiri Gubernur Khofifah Indar Parawansa beserta Kepala Disperindag Jatim, serta Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Jatim, dan kepala Desa Bulukandang.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Timur, Iwan, mengatakan, penyelenggaraan pasar murah dilakukan menyesuaikan kondisi inflasi yang terjadi setiap bulan.

Menurutnya, jumlah komoditas yang disediakan akan disesuaikan apabila terjadi kenaikan harga kebutuhan pokok.

"Pasar murah ini akan terus bergerak sesuai arahan Ibu Gubernur. Tujuannya untuk stabilisasi harga dengan menyesuaikan kondisi inflasi setiap bulan, karena perkembangan inflasi selalu berbeda-beda," ujar Iwan.

Selain menjaga stabilitas harga, pasar murah juga ditujukan untuk mendekatkan akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok.

Jika sebelumnya pasar murah banyak digelar di pusat-pusat keramaian seperti alun-alun, kini pelaksanaannya diperluas hingga tingkat desa dan kecamatan agar lebih mudah dijangkau masyarakat.

Disperindag Jatim juga mengolaborasikan pasar murah dengan pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta industri kecil dan menengah (IKM). Pada akhir tahun nanti, Disperindag akan mengevaluasi jumlah UMKM dan IKM yang terlibat beserta nilai transaksi yang dihasilkan dari kegiatan tersebut.

Dalam pelaksanaannya, Disperindag Jatim turut bekerja sama dengan Perum Bulog untuk memastikan ketersediaan komoditas strategis seperti beras, gula, dan minyak goreng di setiap lokasi pasar murah. "Harapannya, masyarakat semakin mudah memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sehingga daya beli tetap terjaga," katanya.

Iwan menambahkan, efektivitas pasar murah juga didukung pemantauan harga secara rutin melalui Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Bahan Pokok milik Disperindag menerima pembaruan data harga dari 121 titik pantauan pasar di Jawa Timur sebagai dasar pengambilan kebijakan stabilisasi harga.

Seperti diketahui data dari Disperindag Jatim, Pelaksanaan Pasar Murah ke-81 Pemerintah Provinsi Jawa Timur di halaman Kantor Desa Bulukandang, Kabupaten Pasuruan, Minggu (5/7/2026), mencatat total transaksi sebesar Rp92.701.500.

Pada pelaksanaan di Desa Bulukandang, transaksi komoditas bahan pokok mencapai Rp85.690.000, sedangkan transaksi pelaku UMKM sebesar Rp7.011.500, sehingga total nilai transaksi keseluruhan mencapai Rp92.701.500.

Komoditas yang paling banyak diminati masyarakat adalah beras SPHP. Sebanyak 1.200 sak ukuran 5 kilogram habis terjual dengan nilai transaksi mencapai Rp66 juta. Selain itu, gula pasir.

Minyak goreng, bawang merah, bawang putih, tepung terigu, cabai rawit merah, cabai merah besar, dan daging ayam ras juga ludes diserbu masyarakat. Sementara itu, beras premium terjual sebanyak 78 sak dari stok 100 sak yang disediakan, sedangkan telur ayam ras terjual 150 kilogram dari total stok 200 kilogram. (pca/s)

close
Pasang Iklan Disini