BERKAH News24 - Komisi A (Pemerintahan) DPRD Provinsi Jawa Timur melaksanakan monitoring ke Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Timur, Senin (6/7/2026), dalam rangka memperkuat sinergi penyelenggaraan pemerintahan, khususnya pada urusan komunikasi dan informatika.
Kunjungan tersebut difokuskan pada pengawasan program kerja Diskominfo Jatim, terutama terkait pengembangan inovasi digital yang bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan publik serta keterbukaan informasi kepada masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, rombongan Komisi A memonitor kinerja Bidang Informasi dan Komunikasi Publik, Bidang Aplikasi Informatika, Bidang Data dan Statistik, serta Bidang Persandian dan Keamanan Informasi.
Ketua Komisi A DPRD Jawa Timur, Dedi Irwansa, mengatakan monitoring dilakukan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan infrastruktur digital dan layanan yang dikelola Diskominfo Jatim dalam mendukung transformasi digital pemerintahan.
"Kami melihat langsung infrastruktur yang dikelola Diskominfo Jatim serta layanan yang berkaitan dengan pelayanan publik dan etalase informasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Kunjungan ini menjadi evaluasi bersama untuk melihat seberapa siap Jawa Timur menghadapi persaingan di era digital," ujarnya.
Menurut Dedi, penguatan layanan digital harus diiringi evaluasi secara berkala, baik dari sisi infrastruktur, kecepatan layanan, maupun keamanan sistem informasi. "Di era perkembangan teknologi yang sangat cepat ini kita tidak bisa mengatakan semuanya sudah sempurna. Yang harus dilakukan adalah terus melakukan evaluasi, perbaikan, dan peningkatan, terutama pada aspek keamanan sistem dan aplikasi," katanya.
Ia menambahkan, hasil monitoring menunjukkan kesiapan Diskominfo Jatim dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan berbasis digital sudah berjalan baik. Meski demikian, inovasi dan penguatan sistem tetap perlu dilakukan agar pelayanan publik semakin optimal.
"Kami optimistis apa yang kami lihat hari ini menunjukkan Pemerintah Provinsi Jawa Timur memiliki kesiapan yang baik menghadapi perkembangan dunia digital. Ke depan, kualitas layanan dan keamanan sistem harus terus ditingkatkan agar masyarakat mendapatkan pelayanan yang semakin baik," pungkasnya.
Sementara, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur, Sherlita Ratna Dewi Agustin, menyambut baik kunjungan kerja Komisi A DPRD Jatim sebagai bagian dari fungsi pengawasan sekaligus penguatan sinergi antara legislatif dan eksekutif dalam mendukung transformasi digital di Jawa Timur.
Sherlita menjelaskan bahwa Diskominfo Jatim terus mengembangkan berbagai inovasi digital yang berfokus pada peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan keamanan siber, keterbukaan informasi, serta pengembangan infrastruktur digital sebagai bagian dari implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).
Menurutnya, saat ini Diskominfo Jatim juga terus memperkuat kapasitas pusat data (Data Center) Jawa Timur menuju ekosistem Pusat Data Nasional, memperluas layanan digital melalui platform Majapahit Digital (Majadigi), memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk pelayanan informasi publik, serta meningkatkan sistem keamanan siber melalui pemantauan dan penanganan insiden secara cepat.
Selain itu, Sherlita mengatakan Diskominfo Jatim terus mendorong keterbukaan informasi publik melalui penguatan layanan PPID, edukasi literasi digital, pengembangan Klinik Hoaks, hingga penyediaan layanan informasi yang inklusif bagi penyandang disabilitas agar seluruh masyarakat dapat memperoleh akses informasi secara mudah dan setara. (hjr/p)










