BERKAH News24 - Upaya penanganan penyakit tuberkulosis (TB) terus dilakukan melalui pemantauan pengobatan dan pemeriksaan kontak erat pasien. Pada Selasa (16/6/2026), tim Yankes Bergerak melakukan kunjungan lapangan terhadap sejumlah pasien TB di wilayah pelayanan kesehatan Kecamatan Nonggunong, Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep.
Dalam kegiatan itu, tim Yankes Bergerak melakukan pemantauan terhadap pasien Ny Mathani (71), seorang pasien TB sensitif obat (TB SO) yang telah menjalani pengobatan selama empat bulan dan memasuki fase lanjutan.
Ketua devisi pelayanan dari OP Ikatan Perawat Kesehatan Komunitas Indonesi (IPKKI), Sri Suhartatik, Skep. Ns. M. Si, mengatakan, hasil pemantauan menunjukkan pasien masih mengalami batuk berdahak, dengan kondisi umum sedang.
“Kepatuhan minum obat terpantau baik setelah dilakukan pengecekan langsung terhadap stok obat yang tersedia di rumah pasien,” katanya.
Selain memantau pengobatan, pihaknya melakukan pemeriksaan kondisi rumah pasien. Hasilnya, rumah pasien dinilai memiliki kondisi yang baik dengan ventilasi udara yang memadai serta lantai bukan tanah. Pasien juga diberikan edukasi mengenai tata cara membuang dahak yang benar saat batuk untuk mencegah risiko penularan.
Pemeriksaan kontak serumah terhadap pasien telah dilakukan melalui pemeriksaan rontgen terhadap dua anggota keluarga dewasa yang tinggal bersama pasien.
Selain itu, petugas juga memantau pasien TB SO lainnya, yakni Tn. Sabiyan (69). Pasien tersebut telah menjalani pengobatan obat anti tuberkulosis (OAT) selama tiga bulan.
Dari hasil pemeriksaan, kondisi umum pasien dalam keadaan baik dan berat badan mengalami peningkatan sejak menjalani pengobatan. Pasien juga diketahui rutin mengonsumsi obat. Namun, jenis obat yang dikonsumsi masih perlu dikonfirmasi kepada penanggung jawab program TB karena belum sesuai dengan kategori fase awal maupun fase lanjutan.
Kondisi rumah pasien juga dinilai baik, sementara pemeriksaan kontak serumah telah dilakukan terhadap satu anggota keluarga dewasa. “Kegiatan pemantauan ini menjadi bagian dari upaya memastikan keberhasilan pengobatan pasien TB, meningkatkan kepatuhan minum obat, sekaligus mencegah penyebaran penyakit melalui deteksi dini terhadap kontak erat pasien,” pungkasnya. (pca/s/p)











