BERKAH News24 - Sekolah Dasar Negeri (SDN) Sokaramme Paseser 1 Kecamatan Nonggunong Pulau Sapudi menyambut pelaksanaan program edukasi dan deteksi dini kesehatan kusta yang dilakukan tim Yankes Bergerak Provinsi Jatim.
Kepala sekolah SDN Sokaramme Paseser 1, Suhayat, menyampaikan apresiasi atas dipilihnya sekolahnya dalam pelaksanaan kegiatan edukasi kusta. Ia berharap program yang didukung dengan pemanfaatan aplikasi digital dapat memberikan manfaat bagi kesehatan para siswa.
“Kami dari pihak sekolah mengucapkan terima kasih sudah menjadikan sekolah ini sebagai sampel untuk kegiatan ini. Insyaallah ke depan akan kami tindak lanjuti, termasuk denganaplikasi Si Jelita atau Sistem Informasi Eliminasi Kusta),” ujar Suhayat, Selasa (16/6/2026).
Menurutnya, keberadaan platform digital seperti Si Jelita dapat membantu pihak sekolah mengetahui kondisi kesehatan kusta pada anak lebih awal. Dengan deteksi dini, apabila ditemukan gejala tertentu pada siswa, penanganan dapat segera dilakukan.
“Dengan program itu kita bisa tahu sedini mungkin. Mungkin ada anak-anak kami yang memiliki gejala kusta, bisa langsung diobati,” katanya.
Suhayat menambahkan, selama mendampingi aktivitas siswa sehari-hari, pihak sekolah belum menemukan adanya gejala kesehatan yang mengkhawatirkan. Namun, program tersebut tetap akan ditindaklanjuti sebagai langkah pencegahan dan pemantauan kesehatan siswa secara berkelanjutan.
"Keseharian saya bersama anak-anak, untuk gejala-gejala yang terlihat sementara belum ada. Tapi untuk program atau aplikasi yang tadi tetap akan kami tindak lanjuti,” jelasnya.
Melalui dukungan sekolah, program deteksi dini kesehatan berbasis digital diharapkan dapat memperkuat upaya pencegahan serta meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan anak sejak usia sekolah.
Seperti diketahui tim Yankes Bergerak Provinsi Jatim, melakukan kegiatan edukasi dan sosialisasi penyakit kusta kepada guru di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Sokaramme Paseser 1 Kecamatan Nonggunong Pulau Sapudi.
Dimana tim Yankes Bergerak tersebut langsung dilakukan oleh Sulistheo Wibowo, S.KM Pengelola Program Kusta, Frambusia, dan Cacingan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur. (pca/hjr)











