BERKAH News24 - Kawasan wisata Kali Pacal di Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro kini makin cantik. Melalui kegiatan Pesona Kali Pacal Car Free Day (CFD) yang digelar Minggu (21/6/2026), ruang publik tersebut tidak hanya menjadi tempat berolahraga dan rekreasi, tetapi juga diharapkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi lokal.
Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah yang hadir bersama Ketua TP PKK Bojonegoro Cantika Wahono menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, mulai Forkopimcam, kepala desa, organisasi perangkat daerah hingga masyarakat yang memadati kawasan Kali Pacal.
Konsep jalan bebas kendaraan yang dipadukan dengan aktivitas ekonomi terbukti mampu menggerakkan perekonomian masyarakat. Wakil Bupati mencontohkan CFD Alun-alun Bojonegoro yang mampu menciptakan perputaran ekonomi hingga sekitar Rp600 juta setiap hari.
"Kalau di kota sudah berjalan baik, maka di wilayah Sukosewu juga harus berkembang. Apalagi di sini sudah memiliki embrio ekonomi kreatif berupa produk rajutan yang sudah dikenal luas," ujar Nurul Azizah.
Ia bercerita pernah membeli produk rajutan khas Sukosewu berupa boneka Labubu untuk cucunya. Hal itu menjadi bukti bahwa kreativitas masyarakat memiliki nilai ekonomi yang besar dan berpotensi menjadi penggerak kesejahteraan warga.
Pengembangan kawasan ekonomi berbasis masyarakat ini sejalan dengan lima prioritas pembangunan yang ditekankan Bupati Bojonegoro Setyo Wahono. Yakni menurunkan angka kemiskinan, meningkatkan pertumbuhan ekonomi, meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), mengurangi angka pengangguran, serta memperkuat konektivitas antarwilayah.
Sementara itu, Ketua TP PKK Bojonegoro Cantika Wahono, dalam kesempatan tersebut, mengajak masyarakat untuk memanfaatkan potensi wisata lokal. "Tidak perlu jauh-jauh ke Bojonegoro kota untuk berwisata, karena Sukosewu sudah memiliki destinasi wisata lokal melalui Pesona Kali Pacal Car Free Day ," ujarnya.
Cantika juga menyambut baik tumbuhnya pelaku UMKM di Kecamatan Sukosewu. Ia menegaskan pentingnya sinergi dengan pemerintah daerah, mulai dari pengurusan izin usaha, menjaga konsistensi kualitas produk hingga memperluas pemasaran agar mampu meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya di Desa Semenkidul dan Desa Klepek.
Sementara itu, Camat Sukosewu Alit Saksama Purnayoga mengungkapkan bahwa pelaksanaan “Pesona Kali Pacal CFD” merupakan hasil aspirasi berbagai elemen masyarakat, mulai dari Karang Taruna, Pokdarwis, pemuda hingga para kepala desa se-Kecamatan Sukosewu.
Menurut dia, kegiatan tersebut mendapat dukungan dari Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro yang menyediakan 40 unit fasilitas pendukung. Sebanyak 88 pelaku UMKM lokal turut meramaikan kegiatan, ditambah sekitar 30 UMKM dari luar desa.
"Ini merupakan jawaban atas arahan Bupati dan Wakil Bupati untuk membangun konektivitas wilayah sekaligus meningkatkan sektor wisata. Semoga kegiatan ini membawa berkah bagi kita semua," katanya.
Kehadiran Pesona Kali Pacal CFD menjadi bukti bahwa geliat ekonomi tidak hanya tumbuh di pusat kota. Dari tepian waduk dan semangat gotong royong masyarakat Sukosewu, harapan baru pun mulai dirajut.[fif/nn]











