BERKAH News24 — Menjelang perhelatan akbar Jambore Nasional (Jamnas) pada bulan Agustus mendatang, Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Madiun yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Madiun, Purnomo Hadi, memberikan pembinaan intensif serta suntikan motivasi kepada kontingen daerah. Kegiatan pembekalan ini dilangsungkan di Sanggar Pramuka Kwarcab Kabupaten Madiun, Sabtu (13/6/2026).
Sebanyak 32 penggalang Pramuka terpilih menunjukkan kesiapan yang kian matang. Momentum pembekalan ini terasa semakin krusial menyusul terbitnya Aturan Mendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025 yang kembali menetapkan Pramuka sebagai ekstrakurikuler wajib bagi siswa tingkat dasar hingga menengah.
Sebagai langkah awal pengawalan menuju Bumi Perkemahan Cibubur, materi pembinaan dirancang secara komprehensif. Fokus pelatihan tidak hanya bertumpu pada kesiapan fisik dan mental peserta, melainkan diperkaya dengan pendalaman materi kepramukaan, untuk memantapkan keahlian dan keterampilan teknis (Tekpram).
Selain itu menanamkan kecintaan dan pemahaman nilai-nilai luhur Pancasila, serta membangun sikap patriotisme dalam kehidupan sehari-hari.
Wabup Madiun menjelaskan bahwa esensi kepanduan di era modern telah jauh melampaui sekadar latihan baris-berbaris. Gerakan Pramuka kini berfokus pada pembentukan kedisiplinan dan kerja sama tim (teamwork).
Karakter kuat inilah yang menjadi landasan optimisme Kwarcab Madiun untuk menyinergikan kegiatan Pramuka dengan berbagai program strategis pemerintah daerah, salah satunya di sektor ketahanan pangan.
"Dalam Pramuka ini yang kita galakkan pertama adalah sebuah kedisiplinan, teamwork, dan saling menghormati. Kami berharap anak-anak ini bisa menjadi calon pemimpin masa depan. Dengan Pramuka, kita juga akan bisa meminimalisir anak dalam penggunaan gawai (gadget)," ungkap Dr. Purnomo Hadi.
Lebih lanjut, jajaran pengurus Kwarcab Kabupaten Madiun berkomitmen kuat untuk memastikan program-program positif pemerintah dapat tersalurkan dengan baik dan menyentuh seluruh Gugus Depan (Gudep), baik di sekolah dasar maupun sekolah menengah se-Kabupaten Madiun.
Dengan bekal latihan teknis dan wawasan kebangsaan yang matang, kontingen Kabupaten Madiun menyatakan kesiapannya untuk bertolak menuju perkemahan Jamnas dengan tingkat optimisme yang tinggi.
Semangat para peserta juga semakin berkobar berkat dukungan penuh dari para orang tua yang turut hadir mendampingi putra-putrinya selama proses pembekalan berlangsung.(as/BN24)











