BERKAH News24 - Turnamen futsal antar pelajar bertajuk Tribun Putih Abu-Abu Futsal (TPAAF) 2026 Series I resmi bergulir di Kabupaten Gresik, Jumat (12/6/2026). Gresik menjadi lokasi Epicenter Kick-Off nasional yang menandai dimulainya rangkaian kompetisi di 20 kota di seluruh Indonesia. Pembukaan turnamen dilakukan oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak di Gelanggang Olahraga (GOR) Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP), Gresik.
CEO Tribun Network, Dahlan Dahi, mengatakan TPAAF hadir
dengan visi mengembangkan kompetisi futsal pelajar dari tingkat daerah menuju
level provinsi dan nasional. Melalui kerja sama dengan Asosiasi Futsal
Indonesia, ajang ini diharapkan menjadi wadah pencarian sekaligus pembinaan
talenta-talenta muda futsal yang berpotensi berprestasi di level lebih tinggi.
"Kompetisi ini diharapkan menjadi wadah pencarian
dan pembinaan pemain-pemain terbaik." ujar Dahlan.
Menurutnya, para pemain yang terpilih nantinya akan
memperoleh kesempatan mengikuti pelatihan di Spanyol sebagai bagian dari
program pengembangan kemampuan dan pengalaman bertanding internasional.
"Mereka nantinya berkesempatan mengikuti pelatihan
di Spanyol sehingga dapat melahirkan talenta futsal unggulan dari Gresik dan
Indonesia yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional."
tambahnya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto
Dardak menyampaikan apresiasi kepada Tribun Network, Federasi Futsal Indonesia,
serta seluruh pihak yang mendukung penyelenggaraan kompetisi tersebut.
Menurutnya, TPAAF menjadi wadah positif bagi pelajar SMA, SMK, dan MA untuk
menyalurkan energi, mengembangkan bakat, serta berkompetisi secara sehat dan
sportif.
"Kehadiran saya di sini merupakan bentuk apresiasi
Pemerintah Provinsi Jawa Timur kepada Tribun, Federasi Futsal, serta seluruh
pihak yang mendukung penyelenggaraan Tribun Putih Abu-Abu Futsal. Ajang ini
menjadi wadah bagi pelajar untuk menyalurkan energi positif, mengembangkan
bakat, serta berkompetisi secara sportif." kata Emil.
Ia menambahkan, kompetisi olahraga tidak hanya berorientasi
pada kemenangan, tetapi juga menjadi sarana membangun mental juara dan karakter
generasi muda yang tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan.
"Yang ingin kita bangun adalah mental juara, yaitu
kemampuan untuk bangkit dari setiap kegagalan. Kesempatan berprestasi hingga
tingkat internasional tentu menjadi nilai tambah, tetapi yang terpenting adalah
terbentuknya generasi muda Jawa Timur yang tangguh, sportif, dan
berkarakter." tuturnya.
Emil berharap ajang tersebut mampu membuktikan bahwa
Generasi Z dan Generasi Alfa merupakan generasi yang aktif, peduli, dan siap
menghadapi masa depan.
"Melalui kompetisi ini, kita ingin membuktikan bahwa
Generasi Z dan Generasi Alfa bukan generasi yang mager atau mudah menyerah,
melainkan generasi yang aktif, peduli, dan siap menghadapi tantangan."
pungkasnya.
Turnamen yang berlangsung pada 12-18 Juni 2026 tersebut
diikuti 16 tim futsal putra terbaik tingkat SMA, SMK, dan MA se-Kabupaten
Gresik. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi sarana
pembinaan karakter, sportivitas, dan pengembangan prestasi bagi para pelajar.
(byu/hjr)






