BERKAH News24 – Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Madiun memiliki cara tersendiri dalam mengoptimalkan peran anggotanya, khususnya dalam program Pemanfaatan Tanah Pekarangan (PTP).
Berkolaborasi dengan salah satu produsen produk makanan dan bumbu dapur terbesar di Indonesia, mereka menggelar lomba kreasi masakan di Pendopo Muda Graha Kabupaten Madiun pada Rabu (24/6/2026).
Ketua TP PKK Kabupaten Madiun, Erni Hari Wuryanto, memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kolaborasi yang terjalin antara Akademi ABC dengan berbagai organisasi wanita di Kabupaten Madiun. Menurutnya, agenda ini sangat sejalan dengan program pokok PKK, terutama dalam memperkuat sektor ketahanan pangan keluarga.
"Alhamdulillah, apresiasi yang setinggi-tingginya, yang sudah berkolaborasi dengan Tim Penggerak PKK, Gabungan Organisasi Wanita (GOW), Dharma Wanita, dan Kelompok Wanita Tani (KWT). Ini sangat sesuai dengan program dari PKK yaitu ketahanan pangan, di mana ibu-ibu harus kreatif dalam mengolah makanan," ujarnya.
Erni menambahkan, lewat ilmu dan edukasi yang diberikan dalam kegiatan ini, ia berharap masyarakat—khususnya kaum ibu—dapat lebih optimal dan produktif dalam memanfaatkan sejengkal tanah pekarangan di sekitar rumah mereka untuk menanam bahan pangan lokal.
"Harapannya, ibu-ibu dengan ilmu ini bisa mengembangkan olah-olahan makanan, khususnya yang berbasis pada produk lokal. Kami juga berharap kegiatan bermanfaat seperti ini bisa terus berjalan secara kontinu ke depannya," imbuhnya.
Sementara itu, Manajer Area Madiun PT ABC Indonesia, Bayu Pamungkas, menjelaskan bahwa kegiatan yang dikemas dalam program "Akademi ABC" ini merupakan gerakan nasional yang digelar di berbagai wilayah di Indonesia.
Untuk di Kabupaten Madiun sendiri, kegiatan ini menjadi titik pelaksanaan yang ke-98.
"Target utama kami adalah membantu menyukseskan kebijakan pemerintah terkait ketahanan pangan, memberikan edukasi kepada ibu-ibu PKK, sekaligus memberikan ruang yang luas bagi mereka untuk berkreasi dalam memasak," terang Bayu.
Bayu juga memuji antusiasme yang luar biasa dari para peserta di Kabupaten Madiun. Kehadiran ratusan ibu-ibu dari berbagai elemen organisasi wanita ini diharapkan mampu melahirkan inovasi sajian kuliner sehat dan bergizi yang dapat diterapkan langsung di dalam keluarga, demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Madiun.(as/BN24)








