Ticker

10/recent/ticker-posts

Ad Code

Klik Disini

Perkuat Pertahanan dan Ekonomi Warga, Pangdam V/Brawijaya Tinjau Lokasi Pembangunan Yonif TP di Madiun

BERKAH News24 – Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin meninjau langsung lokasi yang direncanakan menjadi area pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) di Kabupaten Madiun pada Senin (25/5/2026).

Langkah ini dilakukan guna memastikan kesiapan lahan serta percepatan proyek strategis TNI AD di wilayah Jawa Timur.

Pangdam didampingi Komandan Kodim 0803/Madiun dan Bupati Madiun Hari Wuryanto. 

Lokasi pembangunan Yonif TP, memanfaatkan kawasan Perhutani yang berada di wilayah Desa Kebonagung dan Desa Wonorejo, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, dengan total luas lahan mencapai 50 hektare.

Mayjen TNI Rudy Saladin menjelaskan bahwa pembangunan Yonif TP di Kabupaten Madiun merupakan tahap keempat dari total 17 titik pembangunan yang tersebar di wilayah Kodam V/Brawijaya. 

Menurutnya, lokasi yang telah disiapkan ini dinilai sangat ideal untuk sebuah satuan teritorial.

“Lokasinya sangat strategis dan tidak jauh dari pusat kota. Diharapkan dengan dibangunnya Yon TP di Kabupaten Madiun dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar,” ujar Mayjen TNI Rudy Saladin.

Ia menegaskan, program pembangunan Yonif TP tidak hanya berfokus pada penguatan pertahanan negara, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa (ekonomi kerakyatan). 

Kehadiran batalyon baru ini diyakini mampu membuka peluang usaha baru bagi warga sekitar, mulai dari warung makan, toko kebutuhan harian, hingga sektor jasa lainnya.

“Yang sudah saya ketahui, dampak adanya Yon TP ini sangat luar biasa, terutama dari sisi ekonomi. Masyarakat setempat bisa membuka warung, toko, dan usaha lainnya. Tentunya harus ditata dan dikelola dengan baik agar tidak mengganggu aktivitas prajurit," jelas Pangdam.

Selain dampak ekonomi dan penguatan sinergi TNI-rakyat, Pangdam juga menaruh perhatian besar pada efisiensi waktu pengerjaan. Ia memberikan tenggat waktu yang tegas kepada pihak pengembang agar segera menyelesaikan pembangunan empat barak prajurit pada minggu kedua Juli 2026.

Barak tersebut nantinya akan digunakan sebagai tempat tinggal sementara bagi personel TNI yang mengawal jalannya proyek utama.

“Kami beri tenggat waktu kepada pengembang untuk segera menyelesaikan barak-barak bagi prajurit. Estimasi minggu kedua Juli tahun ini para prajurit sudah harus menetap di Yon TP agar pembangunan dapat dipercepat. Besok alat-alat sudah bisa didatangkan untuk segera dimulai, dan gunakan tenaga kerja lokal,” tegasnya.

Bupati Madiun Hari Wuryanto menyatakan dukungan penuh dari pihak Pemerintah Kabupaten Madiun. 

Ia menilai keberadaan batalyon baru di wilayahnya akan membawa dampak multiplayer effect yang positif bagi daerah, baik dari segi keamanan maupun kesejahteraan warga lokal.

“Pemerintah daerah siap bersinergi dengan TNI dalam mendukung kelancaran pembangunan Yon TP. Saya yakin keberadaan batalyon ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Madiun,” pungkas Hari Wuryanto.(as/BN24)

close
Pasang Iklan Disini