Ticker

10/recent/ticker-posts

Ad Code

Klik Disini

Peringati Harlah ke-3, IPARI Kabupaten Madiun Gelar Fun Bike dan Aksi Peduli Lingkungan

BERKAH News24 — Merayakan Hari Lahir (Harlah) ke-3, Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Madiun menggelar kegiatan *Fun Bike* dengan mengusung tema besar “IPARI Merawat Negeri” pada Minggu (24/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung meriah ini diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, Aparatur Sipil Negara (ASN), para penyuluh agama, hingga masyarakat umum. 

Rombongan pesepeda dilepas langsung oleh Bupati Madiun, Hari Wuryanto, dengan mengambil rute start dari Pendopo Muda Graha Kabupaten Madiun dan finish di Wana Wisata Umbul Square, Dolopo.

Tidak sekadar bersepeda, setibanya di lokasi finish Umbul Square, rangkaian acara dilanjutkan dengan aksi peduli lingkungan serta penyerahan sejumlah program strategis. Mulai penanaman pohon bersama yang dilakukan oleh Bupati Madiun beserta jajaran Forkopimda sebagai simbol komitmen menjaga kelestarian alam.

Pembagian hadiah lomba konten dakwah untuk mengapresiasi kreativitas syiar di era digital. Penyerahan sertifikat halal secara simbolis bagi para pelaku UMKM lokal. Dan penyerahan Surat Keterangan Terdaftar (SKT) untuk majelis taklim, masjid, dan mushola di wilayah Kabupaten Madiun.

Kasi Bimas Islam Kemenag Kabupaten Madiun, Muhammad Tafrikhan, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Madiun. Ia menegaskan bahwa di tengah derasnya arus informasi media sosial saat ini, IPARI memiliki peran yang sangat vital.

"IPARI memiliki fungsi informatif, edukatif, dan advokatif yang kuat untuk mendeteksi dini potensi kerawanan sosial sekaligus menjaga kerukunan umat. Selain itu, Kemenag juga terus berkomitmen mendorong percepatan sertifikasi halal bagi UMKM setempat," ujar Muhammad Tafrikhan.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Madiun Hari Wuryanto turut mengucapkan selamat ulang tahun ke-3 untuk IPARI dan menaruh harapan besar agar organisasi ini semakin berkembang pesat.

“Dengan tantangan era digital yang semakin kompleks, peran penyuluh agama sangat penting untuk menjaga masyarakat tetap guyub rukun, santun, dan berakhlakul karimah,” tutur Bupati Hari Wuryanto.

Ia juga menegaskan bahwa sinergi yang kokoh antara pemerintah, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat adalah modal utama dalam mewujudkan Kabupaten Madiun yang bersahaja, aman, dan kondusif. (as/BN24)

close
Pasang Iklan Disini