BERKAH News24 - Pemerintah Kabupaten Sumenep terus memperkuat upaya pencegahan stunting melalui gerakan peningkatan konsumsi ikan di masyarakat. Melalui Dinas Perikanan bersama Tim Penggerak PKK Kabupaten Sumenep, Sosialisasi Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) 2026 digelar di Desa Kalianget Timur, Kecamatan Kalianget.
Program tersebut menyasar anak-anak usia dini, khususnya siswa TK Negeri Kalianget, sebagai bagian dari langkah membangun kebiasaan konsumsi pangan bergizi sejak dini.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sumenep, Agustiono Sulasno, mengatakan Gemarikan bukan sekadar kampanye makan ikan, melainkan gerakan strategis untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat sekaligus menekan angka stunting atau tengkes yang masih menjadi isu prioritas nasional.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya bersama meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mengonsumsi ikan sebagai sumber protein hewani yang kaya gizi,” ujarnya.
Menurut Agustiono, ikan memiliki kandungan protein tinggi dan kaya omega-3 yang berperan penting dalam mendukung pertumbuhan fisik dan perkembangan kecerdasan anak. Selain mudah diperoleh, ikan lokal juga relatif terjangkau bagi masyarakat.
“Gemarikan bukan sekadar slogan, melainkan gerakan penting untuk menanamkan kebiasaan makan ikan sejak dini kepada anak-anak kita,” katanya.
Ia menegaskan, pencegahan tengkes tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah atau instansi tertentu, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat agar konsumsi ikan menjadi budaya di lingkungan keluarga.
“Tidak perlu ikan mahal, ikan lokal pun memiliki kandungan gizi tinggi dan sangat baik untuk kesehatan keluarga,” tambahnya.
Selain berdampak pada kesehatan masyarakat, peningkatan konsumsi ikan juga dinilai mampu menggerakkan ekonomi warga, terutama pelaku usaha perikanan dan industri olahan berbahan dasar ikan di Kecamatan Kalianget.
“Jika masyarakat semakin gemar makan ikan, maka kebutuhan ikan meningkat dan pelaku usaha perikanan tentu akan semakin berkembang,” jelas Agustiono.
Sementara itu, Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan Nasional (Forikan) Kabupaten Sumenep sekaligus Ketua TP PKK Kabupaten Sumenep, Nia Kurnia Fauzi, yang diwakili Sekretaris Forikan Diah Suryani Widayati Agus, mengajak masyarakat menjadikan ikan sebagai menu utama keluarga minimal dua hingga tiga kali dalam sepekan.
Menurutnya, konsumsi ikan secara rutin menjadi investasi gizi yang murah dan efektif untuk menciptakan generasi sehat, cerdas, dan kuat.
“Dengan meningkatnya konsumsi ikan, kita berharap tidak ada lagi anak-anak di Kabupaten Sumenep yang mengalami kurang gizi dan tengkes,” ujarnya.
Ia juga berharap Pemerintah Kecamatan Kalianget bersama masyarakat dapat menghadirkan lebih banyak produk olahan ikan yang mudah dijangkau anak-anak di lingkungan sekitar.
“Dengan makan ikan, kita wujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan kuat,” pungkasnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri pengurus Forikan Kabupaten Sumenep, TP PKK Kabupaten Sumenep, Camat Kalianget, Kepala UPTD Puskesmas Kalianget, Kepala Desa Kalianget Timur, kepala sekolah, guru, serta siswa TK Negeri Kalianget.











